Waspada! Gelombang Tinggi Terjadi di Perairan Selatan Jawa

Rinto Heksantoro - detikNews
Sabtu, 14 Sep 2019 11:53 WIB
Salah satu pesisir selatan Jawa di Kebumen, Jateng. -- Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Cilacap - Gelombang tinggi terjadi di perairan pesisir selatan Jawa. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap pun keluarkan edaran peringatan. Warga terutama nelayan diimbau untuk berhati-hati dan waspada.

Dalam edaran peringatan yang dikeluarkan BMKG Cilacap, menyebut bahwa terdapat pusat tekanan rendah 998 hPa di Samudra Pasifik timur Filipina. Selain itu, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Tenggara-Barat Daya bergerak dengan kecepatan 4-30 knot, sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 4-25 Knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan selatan Banten, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Banda, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Perairan Halmahera, Perairan Sorong-Raja Ampat, Perairan Sermata-Tanimbar, Perairan Kei-Aru, Perairan Merauke dan Laut Arafuru. Ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut," kata Kepala BMKG Cilacap, Taruna Mona Rachman, Sabtu (14/9/2019).


Hal tersebut juga mengakibatkan gelombang dengan tinggi 4,0 hingga 6,0 meter berpeluang terjadi di Perairan Selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo, Yogyakarta kemudian Samudera Hindia selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo dan Yogyakarta. Kondisi ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan mulai hari ini hingga Selasa (17/9) mendatang.

"Gelombang tinggi tersebut berlangsung mulai 14 September 2019 pukul 07. 00 WIB sampai dengan 17 September 2019 pukul 07. 00 WIB," lanjutnya.


Dampak tersebut berimbas terhadap keselamatan pelayaran baik operasional perahu nelayan, kapal tongkang, kapal feri, kapal kargo atau kapal pesiar. Warga terutama para nelayan diimbau untuk berhati-hati dan waspada.

"Kami juga telah merilis edaran peringatan. Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya.




Tonton juga video BMKG Pasang Radar Gempa Bumi & Tsunami di Yogya dan Jateng:

[Gambas:Video 20detik]

(mbr/mbr)