Anggota Polda Jateng Cabut Pistol Saat Tolak Bayar Karaoke Ternyata Bolos Piket

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 06 Sep 2019 16:10 WIB
Foto: dok. Thinkstock
Foto: dok. Thinkstock
Semarang - Polda Jawa Tengah mengonfirmasi empat pria yang ribut dan sempat cabut pistol di tempat karaoke di Bandungan, Kabupaten Semarang, adalah anggotanya. Mereka meninggalkan tugas piket di satuan Direktorat Reserse Narkoba.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah Kombes Wachyono menyebut empat anak buahnya itu saat kejadian seharusnya piket. Namun ternyata tugasnya ditinggalkan dan malah mampir ke tempat hiburan.

"Dia piket, meninggalkan piket ke tempat hiburan, bikin gaduh," kata Wachyono di kantornya, Jalan Pahlawan, Jumat (6/9/2019).


Ia mengungkapkan sudah langsung menyerahkan empat anggotanya itu ke Propam Polda Jateng.

"Anak buah yang nakal, kemarin sudah dapat laporan dari masyarakat dan sudah viral. Sudah saya serahkan ke Propam," jelasnya.

Dia mendukung tindakan tegas yang akan diambil Propam terhadap anak buahnya. Dan jika terbukti, tentu saja akan dikeluarkan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng.

"Tindak tegas, nanti lihat pemeriksaan Propam. Kalau (mereka) terbukti, kita lepas dari Direktorat Narkoba," pungkasnya.


Untuk diketahui, sekitar pukul 02.30 WIB Kamis kemarin, di Excellent Karaoke, Bandungan, terjadi keributan. Ada empat orang yang enggan membayar karena menganggap pajak terlalu tinggi.

Salah satu pria sempat mencabut pistol namun dicegah rekannya. Kemudian ada satu pegawai karaoke yang tiba-tiba diborgol. Keributan mereda setelah warga berdatangan. (alg/skm)