Pria Cabut Pistol Saat Tolak Bayar Karaoke Anggota Polda Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 06 Sep 2019 15:45 WIB
Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Semarang - Empat pria yang ribut dan sempat mencabut pistol di tempat karaoke di Bandungan, Kabupaten Semarang, ternyata oknum polisi. Mereka meninggalkan tugas piket di satuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah Kombes Wachyono membenarkan empat pria itu adalah anak buahnya. Ia langsung menyerahkan mereka ke Propam Polda Jateng.

"Anak buah yang nakal, kemarin sudah dapat laporan dari masyarakat dan sudah viral. Sudah saya serahkan ke Propam," kata Wachyono di kantornya, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (6/9/2019).

Dia mendukung tindakan tegas yang akan diambil Propam terhadap anak buanya. Dan jika terbukti, tentu saja (mereka) akan dikeluarkan dari Direktorat Narkoba Jateng.

"Tindak tegas, nanti lihat pemeriksaan Propam. Kalau (mereka) terbukti, kita lepas dari Direktorat narkoba," pungkasnya.


Wachyono juga menyebut empat anak buahnya itu saat kejadian seharusnya piket. Namun ternyata tugasnya ditinggalkan dan malah mampir ke tempat hiburan.

"Dia piket, meninggalkan piket ke tempat hiburan, bikin gaduh," katanya.

Untuk diketahui, sekitar pukul 02.30 WIB pada Kamis kemarin, di Excellent Karaoke, Bandungan, terjadi keributan. Ada empat orang yang enggan membayar karena menganggap pajak terlalu tinggi.

Salah satu pria sempat mencabut pistol, namun dicegah rekannya. Kemudian ada satu pegawai karaoke yang tiba-tiba diborgol. Keributan mereda setelah warga berdatangan.


Pria Cabut Pistol saat Tolak Bayar Karaoke Adalah Anggota Polda Jateng
(alg/mbr)