Wapres JK: Pandang ke Depan, Dunia Pendidikan Beda dengan Museum

Wapres JK: Pandang ke Depan, Dunia Pendidikan Beda dengan Museum

Robby Bernardi - detikNews
Jumat, 06 Sep 2019 13:25 WIB
JK di Ponpes Modern Tazaka, Batang. -- Foto: Robby Bernardi/detikcom
JK di Ponpes Modern Tazaka, Batang. -- Foto: Robby Bernardi/detikcom
Batang - Wakil Presiden, Jusuf Kalla, menegaskan dunia pendidikan tak seperti mengelola sebuah museum. Pendidikan harus berwawasan ke depan untuk menjawab tantangan zaman agar tercipta kemajuan.

"Museum lihatnya ke belakang, kalau pendidikan melihatnya ke depan," tegas Kalla dalam pidato sambutan acara sewindu Ponpes Modern Tazaka di Bandar, Batang, Jateng, Jumat (6/9/2019).

Ditegaskannya, jika pendidikan hanya melihat ke belakang, selalu melihat kejayaan masa lalu maka sama halnya dengan museum. Dia menegaskan, jika hal itu yang terjadi maka kita tidak akan maju.

"Jepang, Korea, maju. Amerika maju. Kita juga harus maju. Ini baru tantangan pendidikan," jelasnya.

"Indonesia harus mengejarnya, tidak lain juga untuk kalangan santri," lanjutnya.
Wapres JK: Pandang ke Depan, Dunia Pendidikan Beda dengan MuseumWapres JK di Ponpes Modern Tazaka Batang. -- Foto: Robby Bernardi/detikcom


Indonesia, lanjut JK, harus segera menguasai kemajuan teknologi agar tidak semakin tertinggal dengan negara lain. Namun demikian, ilmu agama sangat diperlukan untuk mengimbanginya.

"Maka ilmu agama sangat perlu harus mengimbangi kemajuan teknologi agar tidak tertinggal dengan negara lain," kata JK.


Nampak hadir dalam acara itu Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang juga Men-PANRB, Syafruddin. Hadir pula Din Syamsuddin selaku Penasihat Yayasan Tazaka.

Dalam kesempatan yang sama JK juga meresmikan Gedung Indonesia 2, yang masih berada di Kompleks Pondok Pesantren Modern Tazaka.



Tonton juga video Bicara Situasi di Papua, JK: Jaga Keharmonisan Bangsa:

[Gambas:Video 20detik]

(mbr/mbr)