detikNews
Kamis 15 Agustus 2019, 15:53 WIB

Kata Buya Syafii Soal NKRI Syariah: Penumpang Gelap Tak Akan Laku

Usman Hadi - detikNews
Kata Buya Syafii Soal NKRI Syariah: Penumpang Gelap Tak Akan Laku Buya Syafii Maarif. Foto: Atika Lulu Zahra/detikcom
Sleman - Buya Syafii Maarif menyebut pihak yang merekomendasikan untuk diadakannya NKRI bersyariah merupakan penumpang gelap. Buya Syafii menentang dengan tegas wacana tersebut.

"Nggak ada gunanya itu, nggak akan laku itu. Ngapain harus syariah-syariah, itu penumpang gelap," kata Buya Syafii Maarif kepada wartawan di kediamannya di Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (14/8/2019).

Namun Buya Syafii tak melanjutkan pernyataannya. Saat ditanya siapa penumpang gelap yang dimaksudnya, Buya Syafii memilih diam.


Dalam kesempatan itu Buya Syafii juga mengomentari HUT RI ke-74 yang jatuh pada 17 Agustus 2019. Buya Syafii mengingatkan kemerdekaan Indonesia diraih melalui jalan revolusi oleh pahlawan bangsa.


"Jadi ada tiga negara di Asia-Afrika itu yang (merdeka) dengan revolusi, Indonesia, Vietnam dan Aljazair. Itu sama, itu (merdeka) dengan perjuangan," ungkapnya.

"Oleh sebab itu, politisi atau siapapun jangan melupakan ini. Rakyat berkorban terlalu banyak ya, banyak sih pahlawan yang tanpa tidak kita kenal namanya," sambungnya.


Selanjutnya Buya Syafii juga berpesan kepada pemerintah agar lebih memperhatikan masyarakat yang tinggal di daerah pelosok dan terluar. Sebab bagaimanapun mereka juga bagian dari Indonesia.

"Ini negara besar dan nggak gampang (mengelolanya). Oleh sebab itu, kalau mau membangun Indonesia jangan hanya (dengan) kacamata dari Jakarta, lihat daerah-daerah terluar itu. Ini Indonesia," tutupnya.


Simak Video "BPIP Tak Setuju dengan NKRI Bersyariah"

[Gambas:Video 20detik]


(ush/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed