"Identitas mayat sudah kami dapatkan. Yakni Ngateman, 65 tahun, warga Dusun Wonokriyo RT 2 RW 4, Tawangharjo, Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri," ungkap PLt Kapolsek Wuryantoro Ipda Samhadi kepada wartawan, Minggu (11/8/2019).
Terungkapnya identitas mayat lantaran ada warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya. Warga itu mengaku telah kehilangan bapaknya sejak awal Juni lalu. Warga tersebut anak dari Ngatemen, yakni Harianto (40), yang tinggal di , Mangsang, Sungai Bedug, Batam, Kepulauan Riau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, mayat sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak. Menurut keterangan keluarga, korban mengalami gangguan jiwa dan sudah pikun.
"Penyebab meninggal diduga tersesat di hutan dan tak bisa makan minum," ujar Samhadi.
Sebagaimana diwartakan, Sumadi warga Genukharjo menemukan mayat pria tanpa identitas ketika hendak menebang pohon jati di ladangnya.
Awalnya dia mencium bau tidak sedap, saat dicari sumber bau adalah sebuah bangkai yang awalnya dikira bangkai kera. Namun setelah semak belukar yang menutup bangkai tersebut dibersihkan, ternyata bangkai tersebut adalah mayat pria. (mbr/mbr)











































