Jelang Idul Adha, Hewan Kurban di Kudus Diperiksa Kesehatannya

Akrom Hazami - detikNews
Kamis, 08 Agu 2019 17:59 WIB
Foto: Akrom Hazami/detikcom
Kudus - Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban mulai meningkat di Kudus. Hewan kurban yang tidak sehat dilarang dijual kepada masyarakat. Hal itu untuk menjamin keamanan masyarakat saat kurban nanti.

Kepala Seksi Produksi dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Sidi Pramono mengatakan pihaknya melarang hewan kurban atau hewan ternak yang sakit dijual.

"Sudah sejak Maret kemarin kami muter. Kami obati dan kami juga sarankan kepada pemilik hewan ternak agar tidak dijual kalau hewannya sakit atau tidak memenuhi syarat," kata Sidi saat memeriksa hewan di Pasar Hewan Gulang, Kudus, Kamis (8/8/2019).


Jelang Idul Adha, Hewan Kurban di Kudus Diperiksa KesehatannyaFoto: Akrom Hazami/detikcom

Sidi menuturkan ciri-ciri hewan yang sehat adalah matanya cerah, hidungnya berair sedikit, mulutnya kering, kulitnya cerah, dan tidak cacat secara fisik serta bebas scabies.

Sementara itu, harga hewan kurban menjelang Idul Adha di Pasar Hewan Gulang di Kudus mulai naik. Kenaikan ini dipicu oleh tingginya jumlah pembeli di pasar musiman itu.



Seorang penjual hewan kurban di Pasar Hewan Gulang, Suwarno, mengatakan harga hewan kurban saat ini naik dari harga normal.

"Harga seekor sapi yang semula Rp 21 juta kini rata-rata naik menjadi Rp 22 juta per ekor," kata Suwarno di Pasar Hewan Gulang.

Sedangkan harga kerbau kenaikannya bisa sampai Rp 1,5-2 juta per ekor. Harga kerbau di kisaran Rp 23 juta. Semula hanya Rp 21-22 juta

Suwarno mengatakan harga kambing, dari yang semula di kisaran Rp 2,5-3 juta, sekarang naik sekitar Rp 500 ribu per ekor.

"Kambing rata-rata Rp 3,5 juta. Tapi tergantung besar-kecilnya kambing juga," ujar dia.



Pemantau Lalu Lintas Ternak Pasar Hewan Gulang, Bambang Slamet Rustriyanto, menambahkan, setiap hari pasaran Kliwon pasar selalu ramai.

"Pantauan saya, tiga Kliwon terakhir sampai 200 orang yang datang untuk menjual hewan ternaknya," kata Bambang.

"Terhitung ramai tiga Kliwon ini. Kalau Kliwon biasa paling banyak sampai 125 orang yang datang untuk menjual hewan ternaknya, " tambah dia.

Hewan yang dijual di pasar tersebut adalah kambing, sapi, dan kerbau. Pembeli atau penjual berasal dari wilayah Kudus, Jepara, Demak, Pati, dan sekitarnya.




Tonton Video Showroom Unik di Ponorogo, Kambing Kurban Dimanjakan Bagai di Salon:

[Gambas:Video 20detik]

(bgk/bgs)