Sambut Kemarau, Ribuan Warga Purworejo Bersihkan Sungai dan Panen Ikan

Rinto Heksantoro - detikNews
Kamis, 01 Agu 2019 11:19 WIB
Bersihkan sungai dan panen ikan di Purworejo -- Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo - Ribuan warga di Purworejo, Jawa Tengah, menggelar tradisi bersih sungai saat musim kemarau tiba. Tradisi tersebut dilakukan untuk mencegah banjir jika musim penghujan nanti datang kembali, sekaligus memanen ikan bersama dan mempererat tali silaturahmi.

Tradisi bersih sungai tersebut dilakukan oleh ribuan warga di sepanjang Sungai Silekor, Desa Semawung Daleman, Kecamatan Kutoarjo pada Kamis (1/8/2019) pagi.

Selain membersihkan sampah di sungai, warga juga melakukan panen ikan dengan menangkapnya beramai-ramai.
Sambut Kemarau, Ribuan Warga Purworejo Bersihkan Sungai dan Panen IkanFoto: Rinto Heksantoro/detikcom

Sebelum warga turun ke sungai, tutup pintu air dibuka sehingga air sungai menjadi dangkal, dan warga pun mulai membersihkan sampah sekaligus menangkap ikan dengan berbagai alat seadanya seperti jaring atau jala bahkan dengan tangan kosong.


Tradisi tahunan ini dilakukan untuk membersihkan sungai, sehingga saat musim penghujan tiba sungai telah bersih dan tidak akan terjadi banjir.

"Ini tradisi bersih sungai tiap tahun saat kemarau datang. Sungainya dibersihkan agar tidak banjir nanti pas hujan datang. Terus ini sekalian panen raya ramai-ramai tangkap ikan sekaligus untuk silaturahmi," kata Margiyanti (42), warga setempat yang ikut membantu suaminya menangkap ikan.
Sambut Kemarau, Ribuan Warga Purworejo Bersihkan Sungai dan Panen IkanFoto: Rinto Heksantoro/detikcom

Sejak pagi, warga laki-laki tua dan muda bahkan kaum perempuan beramai-ramai turun ke sungai. Mereka yang datang tidak hanya warga Purworejo saja, namun warga dari luar Kabupaten Purworejo pun ikut meramaikan tradisi itu.

Warga lain, Romdon Yuliawan (38), menuturkan bahwa warga yang ikut terjun ke sungai rata-rata bisa membawa pulang ikan seberat 5 kilogram. Di sungai Silekor ini sendiri terdapat berbagai jenis ikan yang berkembang biak secara alami.
Sambut Kemarau, Ribuan Warga Purworejo Bersihkan Sungai dan Panen IkanFoto: Rinto Heksantoro/detikcom


Ikan-ikan yang hidup secara alami tersebut, sengaja tidak ditangkap selama satu tahun. Setelah tradisi tersebut digelar, barulah warga diperbolehkan untuk menangkapnya beramai-ramai.

"Ada lele, ikan melem, ikan kutuk, ikan nila dan lain-lain. Ini saya dapat yang pelus (jenis belut besar). Rata-rata warga yang ikut menangkap ikan bisa dapat 5 kiloan. Terus ini nangkapnya nunggu setahun dulu biar berkembang biak dan besar-besar," ucapnya.

Sambut Kemarau, Ribuan Warga Purworejo Bersihkan Sungai dan Panen IkanFoto: Rinto Heksantoro/detikcom


Musim Kemarau dan Udara Jakarta yang Tak Sehat:

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)