Berkas Kasus Korupsi Mesin Pertanian Sragen Dilimpahkan ke Kejaksaan

Andika Tarmy - detikNews
Selasa, 30 Jul 2019 12:34 WIB
Pemeriksaan dua tersangka korupsi bantuan alat mesin pertanian di Mapolres Sragen. Foto: Andika Tarmy/detikcom
Sragen - Berkas kasus dugaan korupsi bantuan alat mesin pertanian (alsintan) Dinas Pertanian Kabupaten Sragen, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sragen hari ini. Ada dua tersangka yang ditetapkan polisi dalam kasus tersebut.

Kedua tersangka yakni Sudariyo, mantan Kasi Alsintan Dispertan Sragen, dan Setyo Apri, tenaga harian lepas Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah, diantar petugas ke Kantor Kejari Sragen bersama berkas perkara dan barang bukti.

"Karena seluruh persyaratan sudah lengkap, kedua tersangka kami limpahkan ke kejaksaan untuk menjalani proses selanjutnya," ujar Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Harno kepada detikcom di kantornya, Selasa (30/7/2019).


Harno menjelaskan, modus kedua tersangka adalah dengan memindahtangankan bantuan alat pertanian yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok tani, ke pihak lain dengan meminta sejumlah imbalan. Jumlah imbalan yang diminta bervariasi antara Rp 30 juta hingga Rp 35 juta, bergantung besar kecilnya alat mesin pertanian.

"Potensi kerugian negara mencapai Rp 500 juta. Sementara kita sita satu alat pertanian jenis traktor sebagai barang bukti," terang Harno.


Keduanya dijerat Pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 perubahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

"Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah kasus ini akan berkembang karena tidak menutup kemungkinan ada korban-korban lain," pungkas Harno. (sip/sip)