Polisi Boyolali Bongkar Makam Anak 7 Tahun Diduga Korban Penganiayaan

Polisi Boyolali Bongkar Makam Anak 7 Tahun Diduga Korban Penganiayaan

Ragil Ajiyanto - detikNews
Selasa, 16 Jul 2019 13:18 WIB
Pembongkaran makam anak yang diduga korban penganiayaan. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Pembongkaran makam anak yang diduga korban penganiayaan. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali - Polres Boyolali membongkar makam seorang anak berusia sekitar 7 tahun. Pasalnya, kematian bocah berinisial F tersebut diduga tidak wajar.

"Hari ini kami melakukan pembongkaran makam untuk dilakukan autopsi karena kematian bocah itu diduga akibat penganiayaan," kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Mulyanto, dihubungi detikcom, Selasa (16/7/2019).

Lokasi penganiayaan diduga terjadi di rumahnya, di Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali. Kemudian, dimakamkan di tempat asal ibunya, Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.


Korban yang masih anak-anak tersebut meninggal dunia pada Kamis (11/7) pekan lalu. Masyarakat curiga kematian korban tidak wajar karena banyak ditemukan luka lebam di hampir sekujur tubuhnya.

Korban yang meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIB. Korban dimakamkan pada hari itu juga sekitar pukul 17.00 WIB.

Sehari kemudian, petugas Polsek Ampel mendapatkan informasi tentang kematian korban yang diduga tidak wajar. Petugas kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan kabar tersebut. Setelah didapatkan keterangan dan bukti-bukti awal, petugas akhirnya melakukan pembongkaran makam korban.

"Kami bekerjasama dengan Dokkes Polda Jateng untuk melakukan pembongkaran makam dan dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban," tandas Mulyanto.


Pembongkaran makam itu pun mendapat perhatian dari warga setempat. Mereka mengamati proses tersebut dari kejauhan. Proses pembongkaran dan autopsi itu juga dijaga puluhan aparat kepolisian. Polisi juga memasang garis polisi mengitari lokasi makam.


Polisi Bongkar Makam Pegawai PT JAS yang Diduga Bunuh Diri:

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Kata Saksi dan Polisi soal Makam-makam yang Digali di Bagian Kepala"
[Gambas:Video 20detik]
(mbr/mbr)