detikNews
Jumat 12 Juli 2019, 15:53 WIB

BNNP Jateng Gagalkan Penyelundulan Sabu Lewat Pelabuhan Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
BNNP Jateng Gagalkan Penyelundulan Sabu Lewat Pelabuhan Semarang Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Tim Satgas Pemberantasan Narkotika BNNP Jawa Tengah menggagalkan penyelundupan sabu lewat Pelabuhan Tanjung Emas Semarang seberat 200 gram. Pelaku berhasil ditangkap bersama barang bukti.

Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Benny Gunawan mengatakan pengungkapan dilakukan hari Selasa (9/7) lalu pukul 01.00 WIB dini hari bekerjasama dengan Bea Cukai Jateng-DIY, Bea Cukai Semarang, Bea Cukai Kalimantan Barat, dan Bea Cukai Pontianak.

"Tim gabungan berhasil mengamankan tersangka dan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 200 gram," kata Benny, Jumat (12/7/2019).

Awalnya ada informasi akan ada kurir narkoba dari Pontianak ke Semarang. Setelah diselidiki, kurir bernama Sutan Andi Widakso (35) warga Jepara itu berangkat menggunakan jalur laut.

"Tim gabungan dan bea Cukai menerima informasi kurir narkoba dari Pontianak ke Semarang lewat perjalanan laut dengan menumpang Kapal Dharma Kencana," jelasnya.

Pelaku langsung dilakukan penggeledahan oleh tim gabungan setelah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Saat itu ditemuman paket sabu dalam plastik yang dibawa di kantong jaket kanan dan kiri.

"Dia membawa 2 bungkus plastik berisi kristal bening masing-masing berisi 100 gram yang diduga sabu," pungkas Benny.

Pelaku memilih jalur laut dan lewat pelabuhan karena beranggapan lebih murah dan bisa mengelabui petugas. Modus melalui jalu Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ini merupakan yang pertama ditangani BNNP Jateng.

"Lewat laut ini lebih murah. Dia menganggap bisa mengelabui petugas," katanya.

Ternyata pelaku merupakan kurir yang dikendaliman oleh narapidana penghuni sel F11 Lapas Kedungpane Semarang bernama Feri Ariyanto. Dari pengakuan pelaku, ia diperintah oleh Feri ke Pontianak menggunakan pesawat pada 4 Juli 2019 untuk mengambil sabu.

"Rencananya sabu tersebut akan diedarkan di wilayah Jepara dan Sutan sudah ditransfer Rp 10 juta untuk biaya operasional," jelasnya.

BNNP kemudian menggandeng pihak Lapas untuk menggeledah sel Feri. Di sana ditemukan 3 ponsel yang digunakan Feri untuk berkomunikasi dengan kurir sabu.

"Feri itu napi narkotika yang sedang menjalani vonis 1 tahun penjara. Sebelumnya dia juga pernah terlibat kasus narkoba dan dihukum 1,5 tahun penjara," ujar Benny.

Para tersangka kini dijerat Pasal 114, 112, dan 132 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.


Simak Video " BNN Jateng Bongkar Peredaran Sabu yang Diperintah Napi"
[Gambas:Video 20detik]

(alg/bgk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com