ATVSI Beri Penghargaan Kepada Almarhum Sutopo Purwo Nugroho

ATVSI Beri Penghargaan Kepada Almarhum Sutopo Purwo Nugroho

Ragil Ajiyanto - detikNews
Rabu, 10 Jul 2019 20:25 WIB
Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali - Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) memberikan penghargaan kepada almarhum Sutopo Purwo Nugroho. Sebagai Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo dinilai memiliki jasa yang besar.

Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua ATVSI, Ishadi SK, bersama sejumlah perwakilan dari anggota ATVSI. Penghargaan diterima oleh istri Sutopo, Retno Utami Yulianingsih dan ayahnya, Suharsono. Turut hadir dalam pemberian penghargaan tersebut, Bupati Boyolali, Seno Samodro. Hadir pula, Kalakhar BPBD Boyolali, Bambang Sinungharjo dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Boyolali, Abdul Rahman.

Rombongan tiba di rumah ayah Sutopo di Jalan Jambu, Kampung Surodadi RT 07/09 Kelurahan Siswodipuran, Boyolali Kota sekitar pukul 17.00 WIB. Rombongan disambut oleh keluarga almarhum Sutopo. Antara lain kedua orangnya, Suharsono dan Sri Roesmandari. Kemudian istri Sutopo, Retno Utami Yulianingsih serta kedua anaknya, Muhammad Ivanka Rizaldy Nugroho dan Muhammad Aufa Wikantyasa Nugroho. Juga adik Sutopo, Rini Satiti Wulandari bersama sejumlah kerabat lainnya.

Ishadi SK mengatakan Sutopo memiliki jasa yang besar kepada para jurnalis media, baik media televisi, elektronik dan cetak.

"Besar sekali jasa beliau di dalam memberitakan pertama, begitu kejadian kita sedang gagap, beliau sudah memberikan pernyataan. Ini gempanya seperti ini, ini gempanya seperti ini, bencana seperti ini, dan beliau secara rinci dan tepat sekali setiap kali menyampaikan. Sehingga kadang-kadang tidak perlu ngedit lagi," kata Ishadi SK, kepada para wartawan usai menyampaikan penghargaan tersebut, Rabu (10/7/2019) sore.
ATVSI Beri Penghargaan Kepada Almarhum Sutopo Purwo NugrohoFoto: Ragil Ajiyanto/detikcom

Penyampaian informasi kepada publik pada kesempatan pertama setiap ada kejadian di Indonesia tersebut, lanjut Ishadi, terus dilakukan hingga akhir hayatnya. Saat Sutopo diterima oleh Presiden Joko Widodo, dia juga terus terang jika sedang menderita penyakit kanker paru-paru. Namun beliau mengatakan tidak takut dan akan terus bekerja.

"Ini sebuah contoh yang luar biasa kepada kita," tandas Ishadi.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Boyolali, Seno Samodro yang telah mendapingi dalam pemberian penghargaan tersebut.

Penghargaan yang disampaikan ATVSI beranggotaan 10 televisi swasta itu, selain piagam juga uang duka. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Boyolali, Seno Samodro juga menyampaikan uang duka.

Sementara itu Bupati Seno Samodro, menyatakan sangat bangga karena memiliki warga Boyolali yang memiliki etos kerja yang sedemikian dasyat. Bahkan, sejumlah media asing turut memberikan sepak terjang Sutopo Purwo Nugroho, sebagai Kepala Pusdatin dan Humas BNPB.

"Sekali lagi saya bangga, semoga ini menginspirasi bagi Humas-humas yang lain untuk meniru etos kerja dari Pak Sutopo yang luar biasa," kata Seno Samodro.

Ayah almarhum Sutopo, Suharsono, menyatakan perasaannya sedih sekaligus bangga. Sedih karena harus kehilangan anak sulungnya tersebut dan bangga karena sedemikian jauh dan besarnya perjuangan anaknya dalam mengabdi kepada negara dan bangsa Indonesia.

"Meskipun dalam keadaan sakit, tetap berjuang untuk menyampaikan informasi. Semoga ini menjadikan cambuk kepada yang masih hidup agar bisa meniru anak saya dan kami mohon doanya agar segala dosa dan kesalahan dikasih ampun oleh Allah SWT, dan amalnya diterima dan ditempat disisi-Nya," kaat Suharsono.



Simak Juga 'Sosok Sutopo di Mata Kepala BNPB: Bekerja dengan Hati':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Jenazah Sutopo Tiba di Rumah Duka, Tangis Keluarga Pecah"
[Gambas:Video 20detik]
(bgk/bgs)