detikNews
Selasa 09 Juli 2019, 16:47 WIB

Dikandang Bareng Kambing, 2 Burung Kasuari di Semarang Dievakuasi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Dikandang Bareng Kambing, 2 Burung Kasuari di Semarang Dievakuasi Evakuasi burung Kasuari dari dalam kandang kambing di Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Dua ekor burung Kasuari dievakuasi dari seorang warga di Kota Semarang, Jaka Sutrisna. Burung itu ditempatkan bersama ratusan kambing di pinggir laut.

Lokasi evakuasi berada di Tambaklorok, Semarang sekitar pukul 10.00 WIB siang tadi. Kondisi kedua burung tersebut dinyatakan sehat oleh dokter hewan yang dibawa oleh BKSDA Jawa Tengah.

Kepala BKSDA Jateng, Suharman mengatakan burung itu dipelihara seorang warga Klipang, Semarang yang memiliki peternakan kambing peranakan etawa di Tambaklorok. Maka burung Kasuari tersebut dijadikan satu dengan kambing.

"Kumuh dan panas tempatnya, banyak sampah. Dicampur kambing," kata Suharman saat ditemui di kantornya, Selasa (9/7/2019).


Pemelihara burung tersebut, menurut Suharman sebenarnya pecinta hewan. Namun lokasi pemeliharannya tidak baik. Selain itu burung Kasuari merupakan hewan dilindungi berdasar PP 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

"Usia burung sekitar 10 tahun, Pak Jaka ini dikasih tahun 2016 dan dulu beratnya 40 kilogram sekarang sudah 70 kilogram," pungkasnya.

Suharman mengatakan bahwa Jaka sehari-hari memproduksi pakan ternak dari limbah perhotelan. Sehingga menurutnya, Jaka tak kesulitan mendapatkan pakan untuk hewan peliharaannya meski kondisi kandang yang seadanya.

"Pak Jaka ini produksi pakan ternak dari limbah perhotelan. Dia itu sebenarnya penyayang binatang," pungkas Suharman.


Saat ini dua ekor burung bernama latin Casuarius Casuarius itu sudah dibawa ke Kebun Binatang Mangkang Semarang untuk dipelihara bersama 11 Kasuari lainnya.

Sementara itu Karesor Polhut Semarang, Suharyono yang datang sejak awal evakuasi mengatakan bahwa Jaka sudah menghubungi dirinya sejak akhir Juni untuk mengurus izin penangkaran dengan tujuan mengembangbiakkan burung Kasuari.

"Saya ditelepon awalnya dia ingin menukar Kasuarinya yang dua jantan dengan satu betina di Kebun Binatang Mangkang," kata Suharyono.

Pihak BKSDA memberi penjelasan prosedur izin penangkaran dan Jaka sudah berkonsultasi langsung. Namun beberapa hari lalu sempat viral foto Kasuari milik Jaka yang berada di tempat kumuh dan tidak aman.

"Kita mikirkan pekerja (di kandang kambing), kalau nyepak orang kan petaka," lanjut Suharyono.

"Evakuasi bukan karena viral, tapi karena tidak aman bagi satwa atau orangnya," pungkasnya.

Saat ini 2 ekor Kasuari itu sudah dikandangkan di kebun binatang. Sedangkan Jaka masih berusaha mengurus izin penangkaran dan memenuhi syarat termasuk soal kondisi kandang.

Simak Video "Museum Binatang Mangkang Semarang"
[Gambas:Video 20detik]

(alg/sip)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com