detikNews
Sabtu 06 Juli 2019, 16:21 WIB

Kader DIY Dukung Cak Imin Lanjutkan Pimpin PKB pada Muktamar Bali

Ristu Hanafi - detikNews
Kader DIY Dukung Cak Imin Lanjutkan Pimpin PKB pada Muktamar Bali Musyawarah Pimpinan Wilayah DPW PKB dan DPC se-DIY. Foto: Dok DPW PKB DIY
Yogyakarta - Musyawarah Pimpinan Wilayah DPW PKB dan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyepakati mendukung Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2019-2024. Kader di DIY akan menyampaikan hasil musyawarah wilayah ini saat Muktamar PKB di Bali bulan depan.

"Hasil Musyawarah Pimpinan Wilayah DPW PKB dan DPC PKB se-DIY yang dilaksanakan hari ini, secara bulat menyepakati mendukung Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2019-2024," kata Sekretaris DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar dalam keterangannya, Sabtu (6/7/2019).

Umaruddin menyebutkan sejumlah pertimbangan strategis mendukung Cak Imin dalam musyawarah wilayah ini.

Pertama adalah pada Pemilu 2019, Cak Imin berhasil membawa PKB melampaui perolehan masa emas pada Pemilu 1999. Pada Pemilu 1999 PKB mendapat suara 13.336.982 (52 kursi DPR RI), dan pada 2019 suara PKB naik menjadi 13.570.097 (58 kursi DPR RI).

Selanjutnya, Cak Imin berhasil menjaga soliditas partai sehingga menghadapi Pemilu 2019 situasi internal dan eksternal PKB benar-benar kondusif untuk menggerakkan seluruh mesin struktur, kultur dan potensi lain.


"Cak Imin juga berhasil melakukan transformasi internal partai secara tuntas. Pertama, Cak Imin menuntaskan transformasi PKB sebagai sayap politik NU. Kedua, menuntaskan transformasi sebagai partai Islam moderat-nasionalis. Ketiga, membangun dasar-dasar yang kokoh bagi PKB untul menjadi saluran aspirasi semua golongan," jelas Umaruddin.

Selain itu, Cak Imin berhasil menjadi tokoh nasional yang ide dan gagasannya selalu segar dan 'tak terduga', sehingga bisa menjadikan PKB senantiasa menjadi 'trending topic' di berbagai media.

Cak Imin, lanjut Umaruddin, berhasil menjaga hubungan baik dan kritis dengan pemerintah. Juga hubungan baik dengan para ulama dan tokoh-tokoh agama. PKB menjadi rumah yang nyaman bagi semua warga negara.


"Terbukti di Jatim yang basis NU kursi PKB naik, di NTT PKB juga naik drastis. Di Jatim pada Pemilu 2014 PKB mengirim 15 kursi untuk DPR RI, sementara pada Pemilu 2019 berhasil mengirim 19 kursi," terangnya.

"Sedangkan di NTT pada Pemilu 2014 tidak berhasil mengirimkan kursi untuk DPR RI. Tapi pada Pemilu 2019 langsung spektakuler dengan mengirim 2 kursi DPR RI," sambungnya.

Sementara di DIY, pada 2014 PKB mendapat 129.943 suara dan pada 2019 naik menjadi 264.698 atau naik 103 persen.

Simak Video "Ketum GP Ansor Pede PKB Bisa Raih Minimal 45 Juta Suara di 2024"
[Gambas:Video 20detik]

(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com