detikNews
Selasa 25 Juni 2019, 18:37 WIB

Pengumuman! Kuota Jalur Prestasi PPDB SD-SMP di Solo Naik Jadi 10%

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Pengumuman! Kuota Jalur Prestasi PPDB SD-SMP di Solo Naik Jadi 10% Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo merevisi kuota jalur PPDB SD-SMP jalur prestasi menjadi 10 persen. Sebelumnya, jalur prestasi hanya diberi kuota 5 persen.

Aturan tersebut sesuai dengan revisi Permendikbud nomor 51 tahun 2018. Dalam revisi terbaru mengatakan jalur prestasi dapat diberi jatah antara 5-15 persen.

"Ini tadi sudah saya tanda tangani Perwalinya, saya tetapkan 10 persen. Aturannya kan 5-15 persen, saya ambil tengah-tengahnya, 10 persen," kata Rudy kepada wartawan di Balai Kota Surakarta, Selasa (25/6/2019).

Dengan demikian, pembagian kuotanya ialah 10 persen jalur prestasi, 5 persen jalur perpindahan dan 85 persen jalur zonasi. Meski revisi aturan dilakukan dalam waktu yang mepet, Rudy memastikan kelancaran PPDB.

"Ini tidak akan berdampak pada teknis pelaksanaan. Hanya mengubah sedikit pada sistemnya," ujar dia.


Dia juga meminta masyarakat tidak khawatir putra-putrinya tidak dapat bersekolah akibat sistem zonasi. Pemkot menjamin seluruh anak wajib memperoleh hak pendidikan.

"Intinya seluruh siswa harus mendaftar dulu sesuai zonasi. Kalau pada akhirnya tidak dapat sekolah akan kita carikan yang masih kekurangan murid," ujarnya.

Sementara itu, Kabid SMP Dinas Pendidikan Surakarta, Bambang Wahyono, mengatakan pemkot memiliki jalur keluarga miskin (gakin). Dari kuota zonasi 85 persen, 30 persennya akan diambil untuk siswa gakin.


"Pendaftaran jalur gakin sudah berlangsung kemarin. Jika siswa tidak diterima di sekolah manapun, mereka masih bisa masuk lewat jalur reguler," kata Bambang.

Meskipun reguler, siswa gakin nantinya tidak akan kehilangan haknya sebagai warga miskin. Asalkan, siswa tersebut masuk di dalam SK Gakin yang sudah diterbitkan wali kota.

"Jadi pada saat pendaftaran itu hanya sistemnya yang gakin. Namun nanti setelah diterima, semua anak yang masuk SK Gakin tetap memperoleh haknya," pungkasnya.
(bai/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed