detikNews
Senin 24 Juni 2019, 14:02 WIB

Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Percobaan

Pradito Rida Pertana - detikNews
Pembakar Surat Suara di Gunungkidul Divonis Percobaan Sidang vonis kasus pembakaran surat suara di PN Gunungkidul. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Gunungkidul - Majelis Hakim PN Gunungkidul menjatuhkan vonis percobaan kepada pelaku pembakaran surat suara di Gunungkidul, Mahardika Wirabuana Krisnamurti (21). Berikut ini pernyataan hakim.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama dua bulan. Penetapan terhadap pidana yang dijatuhkan tersebut tidak perlu dijalani, kecuali apabila di kemudian hari ada perintah hakim yang menyatakan lain, bahwa terpidana sebelum masa percobaan selama enam bulan berakhir telah bersalah melakukan suatu tindak pidana," ujar Hakim Ketua Trijoko Yohanes Gantar Pamungkas, Senin (24/6/2019).

Selain Trijoko terdapat dua hakim anggota yakni Agung Budi Setiawan dan Melia Nur Pratiwi.


Dalam sidang tersebut, Trijoko menyatakan Mahardika terbukti secara sah telah bersalah dan melanggar pasal 531 Undang-undang No 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

"Barang bukti berupa surat suara Pemilu yang disobek dan dibakar oleh terdakwa dikembalikan kepada Bawaslu Kabupaten Gunungkidul. Selain itu terdakwa dikenai biaya sidang Rp 2 ribu rupiah," ucap Trijoko disusul ketokan palu penanda berakhirnya sidang.

Usai pembacaan amar putusan, Trijoko sempat bertanya kepada Mahardika apakah akan menyatakan keberatan atau banding. Namun, Mahardika menerima vonis tersebut.

"Menerima," ujar Mahardika saat menjawab pertanyaan Trijoko.


Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul, Is Sumarsono menilai vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim kepada Mahardika sudah sesuai. Bahkan, Bawaslu tidak menyatakan keberatan terkait vonis 2 bulan pidana penjara dengan percobaan selama 6 bulan.

"Prinsipnya ini (kasus pembakaran surat suara Pemilu) sebagai pembelajaran cara berdemokrasi yang baik. Sehingga ke depannya jika ada yang tidak menerima hasil Pemilu atau tidak suka dengan caleg tertentu tidak perlu sampai merobek bahkan membakar surat suara," ujarnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed