Anak Gunung Wajib Tahu! Pendakian Merbabu Dibuka Lagi Mulai Besok

Ragil Ajiyanto - detikNews
Kamis, 20 Jun 2019 14:17 WIB
Gunung Merbabu. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali - Setelah ditutup selama satu bulan, seluruh jalur pendakian Gunung Merbabu akan dibuka kembali. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) membuka kembali jalur pendakian untuk umum mulai besok.

"Iya, mulai 21 Juni 2019, seluruh jalur pendakian Gunung Merbabu dibuka lagi," kata Johan Setiawan, Kasubag TU BTNGMb, Kamis (20/6/2019).

Dibukanya kembali pendakian tersebut juga tertuang dalam surat edaran pengumuman tentang pembukaan jalur pendakian Gunung Merbabu. Surat tersebut tertanggal 18 Juni 2019 dan ditandatangani Plt Kepala BTNGMb, Junita Parjanti.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan, terhitung mulai 21 Juni 2019 jalur pendakian Selo (Genting), Cuntel, Thekelan, Wekas dan Suwanting dibuka. Para calon pendaki diminta saat melakukan pendakian melakukan persiapan dengan baik, terkait dengan kondisi jasmani harus fit, peralatan yang dibawa serta juga mengantisipasi cuaca ekstrim.

"Calon pendaki yang akan mendaki melalui jalur Selo (Boyolali) bisa melakukan registrasi melalui booking online melalui www.tngunungmerbabu.org atau registrasi langsung di pusat informasi resort Selo sebelum mendaki," jelasnya.


Sebelumnya, jalur pendakian Gunung Merbabu selama satu bulan penuh. Yaitu mulai 20 Mei hingga 20 Juni 2019. Selain dalam rangka pemulihan ekosistem, juga memperhatikan kondisi jalur pendakian yang diperlukan perbaikan dan pemeliharaan serta memperhatikan aspek keselamatan pengunjung atau pendaki.

Johan mengatakan, selama dilakukan penutupan, pihak BTNGMb bersama MMP, MPA, pecinta alam dan relawan telah melakukan berbagai kegiatan. Antara lain perbaikan jalur hingga pembuatan jalur baru.

Di Jalur pendakian Selo, Boyolali, lanjut dia, perbaikan jalur meliputi merapikan pohon dan ranting yang roboh, pembuatan selokan/sodetan air sepanjang jalur pendakian, penomoran kembali pada pal HM yang sudah terhapus. Juga pembuatan trap/tangga di jalur yang terjal dan licin, pelebaran jalur yang menyempit, pembuatan jembatan kecil dari kayu pada jalur yang terpotong oleh aliran air, serta pemasangan webing pada tanjakan yang ekstrim.

"Juga dilaksanakan pemantapan persiapan aplikasi booking online SIDARING dengan pengecekan akses jaringan internet serta kesiapan SDM," imbuh dia.


Di jalur Thekelan, selain perbaikan jalur juga dibuat jalur baru sejauh sekitar 1,9 kilometer. Di jalur Wekas, dilakukan pembersihan jalan yang tertutup rumput dan ranting. Menyingkirkan dan memotong pohon yang menghalangi jalan.

"Di jalur pendakian Swanting, perbaikan jalur yang longsor sepanjang sekitar 4 meter dengan cara pengalihan jalur, kemudian pemasangan tali pengaman dan pembuatan trap atau tangga," katanya. (sip/sip)