detikNews
Senin 17 Juni 2019, 16:20 WIB

Imbas Balon Udara Liar, AirNav Yogya Terbitkan NOTAM ke Pilot

- detikNews
Imbas Balon Udara Liar, AirNav Yogya Terbitkan NOTAM ke Pilot Foto: Ristu Hanafi/detikom
Sleman - PT AirNav Indonesia Cabang Yogyakarta menerbitkan notice to airmen (NOTAM) kepada pilot yang menerbangkan pesawat di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta. NOTAM berisi peringatan atas potensi gangguan balon udara liar terhadap aktivitas penerbangan pesawat komersial maupun militer.

"Kami telah melakukan langkah antisipasi dan mitigasi. Antisipasinya melakukan sosialisasi ke masyarakat," kata General Manager PT AirNav Yogyakarta, Nono Sunaryadi kepada wartawan di Media Center Lanud Adisutjipto, Senin (17/6/2019).

"Untuk mitigasi, penerbitan NOTAM untuk seluruh traffic diharapkan berhati-hati karena ada penerbangan balon udara. Meningkatkan kewaspadaan ATC terhadap peluncuran penerbangan balon udara liar untuk melaporkan ke pilot berdasarkan laporan dari pilot sebelumnya," jelasnya.

Bahkan jika dalam kondisi ekstrem, AirNav juga mengeluarkan NOTAM berisi panduan rute alternatif bagi penerbangan. Hal itu jika jalur penerbangan normal tidak memungkinkan untuk dilintasi pesawat.

"Jika rute sangat ekstrem, maka ada alternatif rute untuk tidak melewati rute tersebut," ujar Nono.

Nono menyampaikan bahwa penerbangan balon udara tidak dilarang. Masyarakat tetap diperbolehkan menerbangkan balon udara asalkan sesuai dengan ketentuan Permenhub 40/2018.

Yakni tinggi balon maksimal 7 meter, ketinggian total 150 meter, warna balon udara harus mencolok, garis tengah maksimal 4 meter, diikat dengan minimal 3 tali tambahan. Dan jika balon tidak berbentuk bulat atau oval atau jumlahnya lebih dari 1 maka dimensi balon maksimal 4x4x7 meter.

"Kita sudah melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat, tokoh, dan instansi pemerintah terutama di wilayah yang mempunyai tradisi menerbangkan balon udara. Seperti di Wonosobo, Jawa Tengah," terang Nono.

Diketahui, dua balon udara terbang liar masuk zona militer Lanud Adisutjipto, Minggu (16/6) siang. Satu balon menyangkut di pohon yang berjarak sekitar 1,5 km dari runway. Satu balon menyangkut di tiang listrik utara kompleks Lanud Adisutjipto.

(Ristu Hanafi/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed