detikNews
Jumat 14 Juni 2019, 17:30 WIB

Kader di Yogya Desak DPP Demokrat Menindak Max Sopacua Cs

Usman Hadi - detikNews
Kader di Yogya Desak DPP Demokrat Menindak Max Sopacua Cs Max Sopacua (Foto: Agung Pambudhy)
Yogyakarta - Kader Partai Demokrat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendesak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk menindak para kader senior yang terhimpun dalam Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD), termasuk Max Sopacua.

"Meminta dan mendesak kepada Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat untuk menindak tegas sesuai dengan peraturan organisasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam GMPPD dimaksud, antara lain kepada Max Sopacua, Ahmad Mubarok, dan Ahmad Yahya," ujar Ketua DPD Partai Demokrat DIY, Heri Sebayang, dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (14/6/2019).

Heri menilai, manuver GMPPD merupakan tindakan yang tidak etis dan jauh dari kepatutan. Mengingat saat ini keluarga Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sedang berduka cita atas meninggalnya Ani Yudhoyono.

"Meskipun (Ani Yudhoyono) telah wafat dan dimakamkan, di berbagai tempat masih melaksanakan doa bersama, tahlil, salat ghaib, dan bertafakkur mengenang segala kebaikan, inspirasi, keteladanan dan karya amal dari almarhumah," tutur Heri.


Heri juga mempermasalahkan manuver GMPPD yang justru mengumbar permasalahan internal Partai Demokrat ke publik. Seperti kekecewaan sejumlah kader dan tokoh senior Partai Demokrat atas perolehan suara dalam pemilihan legislatif 2019 kemarin.

"Tidak patut permasalahan internal Partai Demokrat disampaikan ke publik, karena permasalahan internal dapat diselesaikan secara internal sesuai dengan peraturan organisasi Partai Demokrat," tegasnya.

Sebelumnya, senior Demokrat yang tergabung dalam Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) mendorong DPP menggelar Kongres Luar Biasa paling lambat pada 9 September 2019.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dewan Kehormatan Demokrat Gelar Rapat Sikapi Manuver Max Sopacua Cs", https://nasional.kompas.com/read/2019/06/14/08475681/dewan-kehormatan-demokrat-gelar-rapat-sikapi-manuver-max-sopacua-cs.
Penulis : Ihsanuddin
Editor :Sandro Gatra
Sebelumnya, senior Demokrat yang tergabung dalam Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) mendorong DPP menggelar Kongres Luar Biasa paling lambat pada 9 September 2019.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dewan Kehormatan Demokrat Gelar Rapat Sikapi Manuver Max Sopacua Cs", https://nasional.kompas.com/read/2019/06/14/08475681/dewan-kehormatan-demokrat-gelar-rapat-sikapi-manuver-max-sopacua-cs.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Sandro Gatra
Sebelumnya, senior Demokrat yang tergabung dalam Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) mendorong DPP menggelar Kongres Luar Biasa paling lambat pada 9 September 2019.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dewan Kehormatan Demokrat Gelar Rapat Sikapi Manuver Max Sopacua Cs", https://nasional.kompas.com/read/2019/06/14/08475681/dewan-kehormatan-demokrat-gelar-rapat-sikapi-manuver-max-sopacua-cs.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Sandro Gatra
Sebelumnya, sejumlah kader senior Partai Demokrat yang tergabung dalam GMPPD mendorong DPP menggelar Kongres Luar Biasa paling lambat pada 9 September 2019.

Berikut pernyataan lengkap DPD Partai Demokrat DIY:

PERNYATAAN SIKAP
DPD PARTAI DEMOKRAT DIY

Salam Demokrat,
Mencermati jumpa pers yang dilakukan oleh Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/19) oleh sejumlah kader senior Partai Demokrat, antara lain Max Sopacua, Ahmad Mubarok, Ahmad Yahya, Ishak dan sejumlah tokoh senior lain yang dimuat di media cetak dan media elektronik, maka Keluarga Besar DPD Partai Demokrat Daerah Istimewa Yogyakarta, menyampaikan sikap dan pandangan sebagai berikut :

1. Pernyataan GMPPD tidak etis dan jauh dari kepatutan, mengingat saat ini keluarga Ketua Umum DPP Partai Demokrat Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) presiden ke-6 sedang berduka atas meninggalnya ibu Hj. Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono. Duka Keluarga Bapak SBY merupakan duka keluarga besar Partai Demokrat seluruh Indonesia. Meskipun telah wafat dan dimakamkan, di berbagai tempat masih melaksanakan doa bersama, tahlil, shalat ghaib, dan bertafakkur mengenang segala kebaikan, inspirasi, keteladanan dan karya amal dari almarhumah ibu Hj. Ani Yudhoyono.

2. Tidak patut permasalahan internal Partai Demokrat disampaikan ke publik, karena permasalahan internal dapat diselesaikan secara internal sesuai dengan peraturan organisasi Partai Demokrat.

3. Meminta dan mendesak kepada Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat untuk menindak tegas sesuai dengan peraturan organisasi kepada pihak-pihak yang terlibat dalam GMPPD dimaksud, antara lain kepada Max Sopacua, Ahmad Mubarok, dan Ahmad Yahya.

Demikian pernyataan sikap Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Daerah Istimewa Yogyakarta.

Yogyakarta, 14 Juni 2019.
(ush/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed