detikNews
Kamis 13 Juni 2019, 10:49 WIB

Petasan Raksasa Sitaan Saat Lebaran di Magelang Dimusnahkan

Eko Susanto - detikNews
Petasan Raksasa Sitaan Saat Lebaran di Magelang Dimusnahkan Petasan-petasan yang diamankan di Kota Magelang. Foto: Eko Susanto/detikcom
Magelang - Polres Magelang Kota mengamankan 565 petasan berbagai jenis hingga yang berukuran raksasa. Ukuran terbesar petasan yang diamankan berdiameter 25 sampai 30 cm.

"Kita telah mengamankan petasan sebanyak 565 petasan berbagai jenis. Salah satunya di Pasar Gotong Royong, Karanggading, Magersari dan Bandongan. Yang besar diameter kurang lebih 25 sampai 30 cm," kata Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi.

Hal ini disampaikan Idham usai pemusnahan petasan di lokasi Aspol Musvia Polres Magelang Kota, Kamis (13/6/2019).

"Dalam hal ini sifatnya temuan. Kita temuan kepada masyarakat, kita lakukan upaya preventif untuk kita ambil petasan tersebut. Supaya mereka tidak celaka dan juga memahami kalau ini, kita larang sehingga kita lakukan pengamanan jadi temuan," ujarnya.

Idham menjelaskan bahwa rata-rata pembuat petasan mendapat bahan peledak dari luar Kota Magelang.

Pemusnahan barang bukti petasan di Kota Magelang. Pemusnahan barang bukti petasan di Kota Magelang. Foto: Eko Susanto/detikcom


"Membeli obatnya, kalau meracik sendiri kemungkinan iya karena kita kan nggak ngamankan orangnya. Kita hanya mengamankan barang buktinya, tapi analisa kita itu dari luar," ujar dia.

Petasan-petasan ini diamankan pada H+1 Lebaran. Hasil analisa polisi menunjukkan daya ledak petasan tersebut bisa merusak bangunan.

Pemusnahan barang bukti petasan ini dihadiri tim Jibom Gegana Polda Jateng, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan tamu undangan lainnya.

Pemusnahan barang bukti petasan di Kota Magelang.Pemusnahan barang bukti petasan di Kota Magelang. Foto: Eko Susanto/detikcom

Pemusnahan dilakukan secara simbolik oleh Sigit. Tampak Sigit menekan tombol yang sudah terhubung dengan kabel ke sejumlah petasan.

Petasan-petasan yang diledakkan tersebut ditimbun dan berada di kejauhan, di jarak aman para hadirin. Setelah tombol ditekan, muncul asap lalu terdengar suara ledakan.


Sigit mengatakan tak ada kasus kerusakan atau korban luka akibat petasan di Magelang. Dia berharap semua pihak untuk ikut mendidik anak-anak agar tak bermain dengan petasan yang berbahaya.

"Kita ini para unsur pimpinan sudah mengimbau kepada seluruh warga masyarakat, tokoh-tokoh agama, ketua RW, ketua RT. Polisi juga turun menyadarkan bahwa bahaya mercon nggak main-main. Saya kan setiap saat dilapori dari RSU yang kena korban dan lain-lain sebagainya, sampai putus tangannya. Alhamdulillah di Kota Magelang tidak terjadi, eh polisi menemukan mercon kok 500 sekian bahkan ada yang besar kayak gini," ujar Sigit.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed