detikNews
Selasa 11 Juni 2019, 08:10 WIB

Waspadai Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Jawa

Rinto Heksantoro - detikNews
Waspadai Gelombang Tinggi di Pesisir Selatan Jawa Air pasang masuk ke daratan di Kebumen. Foto: Dok BPBD Kebumen
Kebumen - Gelombang tinggi terjadi di perairan selatan Jawa kemarin dan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Warga masyarakat pun diimbau berhati-hati karena air pasang sudah mulai masuk ke daratan hingga sejauh puluhan meter.

Terkait dengan hal tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap pun mengeluarkan edaran peringatan.

"Terdapat pola sirkulasi di perairan Timur Laut Halmahera. Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 4-15 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 4-25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Pulau Enggano hingga selatan Jawa, Pulau Sawu- Pulau Rote, Laut Timor, Perairan Sulawesi Tenggara, Laut Banda, Perairan Kepulauan Sermata-Kepulauan Tanimbar, Perairan selatan Kepulauan Kei-Kepulauan Aru, Laut Arafuru, Perairan Yos Sudarso- Merauke. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut," papar kata Kepala BMKG Cilacap, Taruna Mona Rachman saat dihubungi detikcom, Selasa (11/6/2019).

Gelombang dengan tinggi 4 hingga 6 meter pun berpeluang terjadi di Perairan Selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo, Yogyakarta kemudian Samudera Hindia selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo dan Yogyakarta. Kondisi ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan sejak Senin (10/6) kemarin hingga Kamis (13/6) mendatang.

"Kondisi tersebut berlangsung mulai 10 Juni 2019 jam 07. 00 WIB sampai dengan 13 Juni 2019 Jam 07. 00 WIB. Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran," lanjutnya.

Sementara itu, Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto menuturkan akibat gelombang tinggi tersebut, air laut mulai memasuki daratan hingga sejauh puluhan meter. Meski belum ada laporan kerusakan berat, namun setidaknya puluhan warung yang terdapat di bibir pantai ikut terkena air pasang. Warga masyarakat pun diimbau untuk berhati-hati.

"Di pesisir pantai Kebumen air laut sudah masuk ke daratan sejauh 50 meter. Akibatnya warung-warung semi permanen terkena air pasang tersebut. Kami mengimbau kepada pemilik warung dan pengunjung agar tetap waspada dengan adanya gelombang tinggi di pantai selatan Kebumen 3 ke depan," kata Heri.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed