"Kita pantau semuanya, segera selesaikan proses administrasinya. Jadi tidak menunggu hari kerja, misal ada korban kecelakaan lalu lintas meninggal dunia saat mudik, kita proses secepatnya, setiap waktu bisa kita proses santunannya," kata Direktur Utama PT Jasa Raharja, Budi Rahardjo Slamet di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta, Jumat (7/6/2019).
Jasa Raharja disebutnya semakin proaktif untuk memproses santunan kepada korban luka maupun yang meninggal dunia. Setiap menerima informasi ada kasus kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja langsung berkoordinasi dengan kepolisian dan rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk korban meninggal dunia, kita sudah koordinasi dengan Dirjen Dukcapil untuk memastikan siapa ahli warisnya," lanjutnya.
Sementara itu, data hingga H+1, jumlah kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran tahun ini menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu.
"Bersama kepolisian, terkait dengan Idul Fitri, kita ikut memantau situasi lalu lintas, kejadian kecelakaan dan korban. Alhamdulillah secara nasional menurun hampir 60 persen angka kecelakaannya," ungkap Budi.
Di kesempatan yang sama, Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol Tri Julianto Djati Utomo mengimbau kepada masyarakat pengguna kendaraan agar mempersiapkan diri dengan baik saat arus balik.
"Siapkan kondisi fisik, pastikan kondisi kendaraan baik dan patuhi aturan lalu lintas serta arahan petugas di lapangan. Mulai dari diri pribadi untuk disiplin berlalu lintas dengan baik," ujarnya.
Simak Juga 'Evaluasi Mudik, Menhub: Infrastruktur Pemerintah Memang Berguna':
(bgk/bgs)











































