detikNews
Kamis 30 Mei 2019, 12:32 WIB

Catat! 2 dan 9 Juni CFD Solo Libur, PKL Dilarang Berjualan

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Catat! 2 dan 9 Juni CFD Solo Libur, PKL Dilarang Berjualan Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Pemkot Surakarta meliburkan gelaran car free day (CFD) dua kali selama masa arus mudik lebaran. Hari Minggu, 2 dan 9 Juni 2019, seluruh pedagang kaki lima (PKL) dilarang berjualan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta mengatakan kebijakan tersebut terkait dengan pengaturan lalu lintas selama mudik dan balik. Kota Solo diprediksi akan macet dalam kurun waktu tersebut.

"Dengan liburnya CFD diharapkan bisa mengurangi beban arus kendaraan sehingga lalu lintas menjadi lancar," kata Hari saat dihubungi detikcom, Kamis (30/5/2019).

Tanggal 2 Juni, kata Hari, diprediksi menjadi puncak arus mudik di Solo. Sebab banyak pegawai yang masih harus melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, sehingga baru dapat mudik setelahnya.

Dishub memperkirakan kota bengawan ini akan dilintasi lebih dari 7 juta kendaraan selama mudik maupun balik. Jumlah tersebut meningkat 10 persen dibandingkan tahun 2018.

"Tahun lalu sempat turun, mencapai 6,5 juta kendaraan. Sekarang diprediksi bisa 7 juta lebih," kata dia.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Surakarta, Subagiyo, mengatakan telah memberikan pengumuman kepada PKL agar tidak berjualan. Sebanyak 1.300-an PKL diharapkan ikut membantu kelancaran lalu lintas.

"Melalui paguyuban sudah kami informasikan untuk libur dulu. Karena kalau Jalan Slamet Riyadi ditutup kemungkinan akan sangat macet," kata Subagiyo.

Pihaknya juga menerjunkan tim untuk memantau lokasi. Tim bertugas mengantisipasi adanya pedagang yang nekat berjualan.

"Sejak pagi kami ada dari Satpol PP dan Dishub yang akan patroli. Jalan Slamet Riyadi harus steril dari pedagang," pungkasnya.

(bai/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed