detikNews
Selasa 28 Mei 2019, 19:53 WIB

Gangguan Jiwa Tinggi, Di Bantul Belum Ada Caleg Stres

Pradito Rida Pertana - detikNews
Gangguan Jiwa Tinggi, Di Bantul Belum Ada Caleg Stres Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul - Pasca penetapan hasil Pemilu 2019, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bantul belum menerima pasien, khususnya caleg yang mengalami gangguan jiwa karena gagal. Pasien gangguan jiwa yang masuk RSUD kebanyakan masyarakat umum.

Hal itu diungkapkan Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Bantul, Agus Budi Raharja, di RSUD Bantul, Selasa 928/5/2019).

"Rujukan pasien dengan gangguan jiwa ke sini (RSUD Bantul) ada, intensitasnya juga sering karena RSUD Bantul memang jadi rujukan pasien ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa)," katanya.

Namun, pasien gangguan jiwa yang dirujuk ke RSUD Bantul bukanlah berasal dari kalangan caleg. Sedangkan penyebab gangguan jiwa yang dialami pasien itu karena depresi akut.

"Tapi terkait caleg yang gagal pasca Pemilu, sampai hari ini belum terdeteksi di rumah sakit (RSUD Bantul). Jadi bisa dikatakan masih aman-aman saja, dan di Bantul tidak ada (caleg gagal) yang sampai stress," katanya.

Kendati demikian, RSUD Bantul tetap membuka pelayanan untuk ODGJ khususnya untuk caleg yang stress karena gagal dalam Pemilu tahun 2019. Bahkan, pasca lebaran RSUD tetap akan membuka layanan tersebut.

"Untuk libur lebaran besok, pelayan medis tetap berjalan seperti biasa. Tapi untuk pelayanan rehabilitasi medik dan poliklinik rawat jalan libur dari tanggal 5 sampai 8 Juni," ujarnya.

Bbagi pasien yang jadwal kontrolnya berbenturan dengan libur pelayanan rehabilitasi dan poliklinik rawat jalan, ia menyarankan pasien dan dokter yang menangani agar berkomunikasi terlebih dahulu untuk menentukan kapan waktu rawat jalan.

"Tapi kalau pasien dalam kondisi gawat darurat dan saat itu poliklinik rawat jalan libur, maka akan dilayani di IGD," ujarnya.

Selain itu, untuk pelayanan IGD buka 24 jam, pelayanan cuci darah, kemoterapi juga masih berjalan sesuai jadwal yang ditentukan. Tak hanya itu, pelayanan instalasi dan unit lain seperti farmasi, rawat inap tetap berjalan seperti biasanya.

Secara terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Bantul, Agus Triwidiyantoro mengatakan pelayanan rehabilitasi medik dan poliklinik rawat jalan libur di RSUD Bantul libur dari tanggal 5 sampai 8 Juni. Namun, untuk Puskesmas hanya akan libur selama 2 hari.

"Saat cuti bersama, semua Puskesmas tetap buka pelayanan, untuk beberapa poliklinik hanya libur tanggal 5 dan 6 Juni. Jadi tanggal 3, 4 dan 7 (Juni) layanan poliklinik di semua Puskesmas kita buka," ujarnya saat ditemui di kompleks Paramsaya, Kecamatan Bantul.

"Untuk jumlah Puskesmas yang disiagakan ada 27 Puskesmas dan 16 diantaranya melayani rawat inap. Kalau Rumah Sakit yanh disiagakan ada 16 Rumah Sakit. Terus saat libur lebaran, semua Rumah Sakit dan Puskesmas melayani perawatan IGD dan rawat inap selama 24 jam," pungkas dia.




Simak Juga 'Gagal Jadi Caleg, Pria Ini Ditangkap Karena Narkoba':

[Gambas:Video 20detik]


(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com