detikNews
Minggu 26 Mei 2019, 18:38 WIB

Sila Dicatat, Sudah Ada 7 Jalur Alternatif Mudik di Bantul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sila Dicatat, Sudah Ada 7 Jalur Alternatif Mudik di Bantul Ringroad Selatan, DIY. Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul telah menyiapkan 7 jalur alternatif mudik di jalur selatan. Jalur-jalur alternatif tersebut berada di luar Ringroad.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bantul, Agus Jaka Sunarya mengatakan, bahwa Dishub membuka 7 jalur alternatif dari arah barat melewati jalur selatan. Nantinya, ke-7 jalur itu menghubungkan Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta hingga Kabupaten Gunungkidul.

"Dari Kulon Progo bisa lewat Toyan (Kulon Progo)-Srandakan-Cengkiran-Wijirejo- Sindon-Bangunjiwo-Tamantirto-Yogyakarta. Jalur kedua yakni dari Toyan ke arah Srandakan lalu lewat Simpang 3 Kadirojo, atau bisa melewati Sedayu-Pajangan-Simpang 3 Kadirojo," ujarny saat dihubungi wartawan, Minggu (26/5/2019).


Sedangkan jalur alternatif lain adalah dari simpang 3 Kadirojo menuju ringroad barat Bantul melewati Klodran hingga Dongkelan dan sampai di Yogyakarta. Selain itu, Dishub telah menyiapkan 3 jalur alternatif dari Kabupaten Bantul menuju Kabupaten Gunungkidul.

"Jalur alternatif ke Gunungkidul ada 3, pertama dari simpang 3 Kadirojo-Palbapang-Imogiri-Pleret (Banyakan)-Piyungan-Gunungkidul. Kedua dari simpang 3 Kadirojo-Palbapang-Imogiri-Dlingo (Dodogan)-Gunungkidul dan yang terakhir dari simpang 3 Kadirojo-Palbapang-Imogiri-Panggang (Gunungkidul)," katanya.

Selain 7 jalur alternatif itu, Dishub telah menyiapkan jalur alternatif apabila Jalan Wates, ringroad selatan dan Jalan Wonosari mengalami kemacetan. Adapun jalur itu dari simpang 4 Sedayu-Pajangan-Simpang 3 Pandak-Palbapang-Bakulan-Barongan-Imogiri-Simpang 3 Singosaren-Sampakan-Piyungan.


Lanjutnya, guna mempermudah pemudik melintas di jalur-jalur alternatif itu, Dishub segera memasang rambu-rambu penunjuk jalan di sejumlah titik.

"Pemasangan rambu-rambu untuk jalur alternatif dimulai besok Selasa (28/5), kemungkinan sampai tanggal 29 Mei (2019)," katanya.

Agus menambahkan, Dishub juga telah menyiapkan pos pengendalian arus mudik lebaran yang tersebar di 20 titik. Di mana salah satu pos berada di Pasar Mangiran, Kecamatan Srandakan, Bantul untuk mengurai kepadatan arus saat gelaran pasar malam dari H-1 hingga H-5 lebaran.

"Keberadaan pasar tumpah di Mangiran tidak membuat jalan Srandakan ditutup, karena itu kan jalan Nasional. Tapi agar tidak macet, kita sudah sepakat dengan panitia acara agar kios-kios dimundurkan 2 meter dari bahu jalan, dan bahu jalan tidak boleh digunakan untuk kantong parkir," ujarnya.

"Jadi semua kantong parkir kami mohon untuk dimasukkan ke halaman rumah warga," pungkasnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed