detikNews
Kamis 23 Mei 2019, 13:52 WIB

Promosi Jalur Selatan ke Pemudik, Ganjar: Mulus Banget!

Eko Susanto - detikNews
Promosi Jalur Selatan ke Pemudik, Ganjar: Mulus Banget! Ganjar Pranowo. Foto: Eko Susanto/detikcom
Magelang - Bagi pemudik yang akan menuju ke Jawa Tengah, bisa melewati jalur selatan. Hal ini karena jalur selatan lancar dan kondisi jalannya bagus serta mulus. Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Insya Allah jalan lancar, kita koordinasi terus Pak Menhub bolak-balik telepon. Kakorlantas bolak-balik komunikasi, teman-teman bupati/wali kota menyiapkan di tempat masing-masing," kata Ganjar di Magelang, Kamis (23/5/2019).

"Tadi ngecek di Jambu (Kabupaten Semarang), pelebaran jalan rampungnya kapan, tidak selesai nanti. Tidak akan selesai, maka besok (mudik) konvensional jalan existing akan digunakan, yang baru belum bisa. Karena ini baru selesai kira-kira Oktober, tapi kita siapkan rekayasa lalu lintas agar lancar di sana sampai ke Magelang, sampai hari ini kita lancar," tuturnya.

Setelah sampai di Magelang, Ganjar melakukan pemantauan harga di Pasar Rejowinangun. Kemudian, dilanjutkan melakukan pemantauan jalur arus mudik di Purworejo dan Kebumen.

"Kita mau cek jalur selatan, jalur selatan mulus banget, udah siap digunakan. Maka saya mau promo, gunakan wilayah selatan agar bisa jalan," ujarnya.

Menyinggung antisipasi kemacetan di sejumlah pasar tumpah di Jawa Tengah, kata dia, Pemkab/Pemkot telah melakukan rapat bersama membahasnya. Nantinya akan ditempatkan sejumlah Satpol PP untuk menertibkan. Selain itu, akan dipasang tali yang berfungsi sebagai pembatas.

"Dari Pemkab/Pemkot kita sudah rapat bersama, nanti kita minta bersama kepala-kepala pasar untuk mengelola itu dibantu Satpol PP untuk menertibkan. Pengalaman 3 tahun terakhir ini, berjalan bagus, cukup dikasih pengaman tali begitu, ditunggui orang relatif bisa," ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Ganjar juga menyampaikan, untuk mudik mendatang diperkirakan pemudik yang masuk menuju Jawa Tengah mencapai 8 jutaan orang.

"Diperkirakan kemarin sekitar 8 jutaan, kalau kita perhitungkan mulai libur panjang itu," pungkasnya.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed