DetikNews
Sabtu 18 Mei 2019, 16:52 WIB

Meriahnya Arak-arakan Api Dharma dari Candi Mendut ke Borobudur

Eko Susanto - detikNews
Meriahnya Arak-arakan Api Dharma dari Candi Mendut ke Borobudur Arak-arakan Api Dharma dan Air Berkah dari Candi Mendut ke Candi Borobudur. Foto: Eko Susanto/detikcom
Magelang - Prosesi arak-arakan api dharma dan air berkah dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur berlangsung meriah. Dalam prosesi ini, air berkah dan api dharma dibawa menuju Candi Borobudur sebagai sarana puja bhakti.

Arak-arakan dimulai pukul 14.00 WIB. Adapun untuk barisan paling depan mobil petugas, kemudian mobil yang membawa api dharma. Kemudian di belakangnya diikuti rombongan mobil dibentuk menyerupai perahu dinaiki para bhikkhu bertuliskan "Relik Sang Budha" serta ada tulisan tema Waisak "Mencintai Tanah Air Indonesia".


Arak-arakan Api Dharma dan Air Berkah dari Candi Mendut ke Candi Borobudur.Arak-arakan Api Dharma dan Air Berkah dari Candi Mendut ke Candi Borobudur. Foto: Eko Susanto/detikcom

Bhante Kamsai Sumano Mahathera mengatakan bahwa pawai dilaksanakan pada siang haru agar untuk mengetahui riwayat Sang Buddha.


"Siang hari ini kita pawai. Pawai itu kasih tahu riwayat Sang Buddha. Dulu, Sang Buddha jalan kaki untuk memberikan dhamma (aturan). Dhamma itu kasih tahu hukum alam kepada semua orang. Hukum alam itu kan tentang akan berubah, akan terpisah. Hidup kita menderita karena kita ada kemerkatan ada aku, ada miliku, jadi kita untuk meleyapkan menderita semua makhluk itu demi Waisak ini," katanya saat ditemui di Candi Mendut, Sabtu (18/5/2019).

Arak-arakan Api Dharma dan Air Berkah dari Candi Mendut ke Candi Borobudur.Arak-arakan Api Dharma dan Air Berkah dari Candi Mendut ke Candi Borobudur. Foto: Eko Susanto/detikcom

Tampak pula drum band di barisan arak-arakan ini dan Ketua Umum DPP Walubi Siti Hartati Murdaya juga berjalan membawa bendera. Selanjutnya, diikuti dengan rombongan yang membawa bendera merah putih, lambang Garuda Pancasila dan diikuti Bhikkhu Dhammaduta Thailand. Arak-arakan inipun juga membawa gunungan padi, buah-buahan maupun hasil bumi lainnya.

Dalam arak-arakan ini, para umat Buddha yang akan mengikuti puja bhakti Tri Suci Waisak ikut berjalan dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur sejauh 3,7 km


(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed