DetikNews
Sabtu 18 Mei 2019, 10:58 WIB

Rangkaian Waisak, Para Bhikkhu Laksanakan Pindapata di Candi Mendut

Eko Susanto - detikNews
Rangkaian Waisak, Para Bhikkhu Laksanakan Pindapata di Candi Mendut Para Bhikkhu melaksanakan Pindapata di Candi Mendut. Foto: Eko Susanto/detikcom
Magelang - Para bhikkhu melaksanakan pindapata atau menerima derma dari umat di Candi Mendut. Pindapata yang dilakukan ini dalam rangkaian Waisak.

Saat pindapata ini para umat menggelilingi Candi Mendut, kemudian para bhikkhu menerima derma dari umat. Umat yang datang begitu banyak di sekitar Candi Mendut.

Berdasarkan pantauan detikcom, dalam pindapata ini umat bersimpuh kemudian para bhikkhu berjalan di depannya. Para umat kemudian memberikan barang bawaannya meliputi berbagai makanan, ada juga yang memberikan uang.

Para Bhikkhu melaksanakan Pindapata di Candi MendutPara Bhikkhu melaksanakan Pindapata di Candi Mendut Foto: Eko Susanto/detikcom

Salah seorang umat datang dari Cirebon, Candra Wijaya (46) mengaku baru pertama kali mengikuti proses Waisak di Candi Mendut.


"Pindapata ini memberikan persembahan kepada biksu atau bante. Saya baru pertama ikut di sini, ya berderma. Kita cuma memberikan dana kepada bante atau biksu. Ini sebagai bentuk ucapan terima kasih karena mereka guru-guru kita," kata Candra saat ditemui di Candi Mendut, Kabupaten Magelang, Sabtu (18/5/2019).

Para Bhikkhu melaksanakan Pindapata di Candi MendutPara Bhikkhu melaksanakan Pindapata di Candi Mendut Foto: Eko Susanto/detikcom

Sementara itu, Bhante Kamsai Sumano Mahathera mengatakan, pindapata dilangsungkan di Candi Mendut karena berniat bahwa semua candi merupakan tempat berkah.

"Kita berniat bahwa semua candi, Borobudur dan candi semua itu tempat berkah. Setiap candi itu, kami yakin adalah semua para dewata pun butuh bahagiaan, maka semua kita bagi rata. Baik kita sebagai umat sama bhikkhu yang masih hidup, masih banyak berbuat baik," katanya.

Makna pindapata, katanya, pertama untuk melakukan ajaran Buddha berdana, bersila. Untuk itu agar menjaga ucapan, perbuatan guna mempersiapkan diri berbuat baik.

"Makna itu, tangka pertama ajaran Buddha berdana, bersila. Sebelum cakka ucapan, cakka perbuatan kita bersiapkan diri sebagai manusia yang bersiap untuk berbuat baik pertama kali melepaskan dari kemerkatan. Jadi, kita berdana itu sebenarnya merhatian supaya tidak miskin," tuturnya.

Adapun nanti siang akan dilangsungkan arak-arakan dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur. Kemudian, untuk detik-detik Waisak jatuh pada pukul 04.11.09 WIB.


Simak video Pengambilan Air Berkah di Umbul Jumprit, Prosesi Menuju Hari Waisak:

[Gambas:Video 20detik]


(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed