Caleg Gerindra Laporkan Penggelembungan Suara, Ini Kata KPU Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 06 Mei 2019 14:20 WIB
(Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Semarang - Komisi Pemilihan Umum Kota Semarang menilai dugaan penggelembungan suara di Semarang Selatan yang dipersoalkan caleg Partai Gerindra merupakan kesalahan input. Sesuai tupoksi, KPU sudah meluruskan kesalahan saat rapat Pleno Rekapitulasi tingkat Kota.

Rekapitulasi tersebut dimulai sejak 3 Mei 2019 di Gedung Balai Kota lantai 8 ruang Loka Krida dan saat ini proses masih berlangsung untuk Kecamatan Semarang Barat dan Pedurungan.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Goeltom, mengatakan permasalahan sudah selesai dan data yang salah input pada Salinan DA-1 Semarang Selatan sudah diperbaiki dengan membuka DAA-1 plano dan DA-1 plano.

"Sudah diperbaiki semua. Kita membuka data dukung DAA-1 plano dan DA-1 plano," kata Henry kepada detikcom di Balai Kota Semarang, Senin (6/5/2019).


Terkait dugaan penggelembungan suara, Henry menjelaskan kalau hal itu merupakan wewenang Bawaslu. Sedangkan dari pihaknya hanya bisa menduga hal itu kesalahan input yang wajar karena total jumlah perhitungan tetap sama, namun ada jumlah data partai dan caleg yang bergeser.

"Kemungkinkanannya salah input, wajar. Kita punya data, teman di bawah juga punya data, tinggal cocokkan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Caleg DPRD Kota Semarang dari Gerindra, Abdul Madjid, melapor ke Bawaslu Kota Semarang karena ada dugaan penggelembungan suara. Dugaan penggelembungan itu telah menguntungkan caleg lainnya karena suaranya bertambah.

Abdul merupakan Caleg nomor 6 dan ketika rekapitulasi tingkat Kecamatan, ada perbedaan DA-1 Plano dengan Salinan DA-1 yang akan dilaporkan ke KPU. Perubahan suara terjadi pada berkurangnya suara partai, berkurangnya suara caleg nomor 3, dan bertambahnya suara caleg nomor 7.


Tercatat suara Partai Gerindra di DA-1 sebanyak 1.119, berbeda ketika penginputan salinan DA-1 menjadi 212. Suara caleg nomor 3 pada DA-1 sebanyak 1.326 berubah pada salinan DA-1 menjadi 236, dan suara caleg nomor urut 7 di DA-1 sebanyak 431 berubah pada salinan DA-1 menjadi 2.427.

Sementara itu anggota Bawasalu Kota Semarang, Naya Amin Zaini mengatakan saat ini proses penanganan di Gakumdu masih berjalan dan belum bisa diambil keputusan.

"Ini sudah wilayahnya gakumdu," tandas Naya.


Survei Indikator: PDIP Melejit, Disusul Gerindra dan Golkar:

[Gambas:Video 20detik]

(alg/mbr)