Ketum Muhammadiyah Berharap Medsos 'Puasa' Selama Ramadhan

Eko Susanto - detikNews
Sabtu, 04 Mei 2019 15:07 WIB
Haedar Nashir (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau, selama bulan Ramadhan medsos juga ikut berpuasa. Hal ini agar medsos tidak ikut menebarkan hal-hal yang bisa membatalkan dalam puasa Ramadan.

"Insyaallah, Senin kita umat Islam Indonesia berpuasa Ramadhan maka niati dari sekarang untuk berpuasa sebagaimana ajaran Alquran dan Sunah Rasulullah yakni la'allakum tattaquun agar kita menjadi bertakwa dan semakin bertakwa," kata Haedar kepada wartawan usai meresmikan masjid kampus Universitas Muhammadiyah Magelang, Sabtu (4/5/2019).

Dalam puasa Ramadhan tersebut, Haedar berharap, media sosial menjadi media yang edukatif. Media untuk bertukar informasi, berukhuwah sekaligus membangun generasi yang bertakwa.

"Satu, jadikan media sosial menjadi media yang edukatif. Media yang untuk kita berilmu, tukar informasi, berukhuwah, sekaligus juga membangun kita menjadi generasi takwa. Bisa, medsos untuk seperti itu," tuturnya.


"Kedua, jangan jadikan medsos menjadi tempat untuk saling menumpahkan marah, amarah, kebencian, perseteruan dan berbagai ujaran yang membuat kita retak sebagai bangsa, tidak produktif, bahkan mungkin membuat kehidupan menjadi sumpek," imbaunya.

Dalam konteks yang kedua tersebut, pihaknya berharap, sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadhan agar berpuasa dalam medsos dari hal-hal buruk. Untuk itu, medsos juga harus ikut berpuasa supaya tidak menjadi arena hal-hal yang buruk.


"Nanti dalam medsos pun ketika ada mereka yang menebar hal-hal yang membuat kita batal dalam berpuasa, termasuk peretak sebagai umat dan bangsa ya, kita ingatkan inni shoimun. Jadi, mari kita jadikan medsos itu ikut berpuasa di bulan Ramadhan," pungkasnya.



Simak Juga 'Malam Ini, Jamaah Naqsabandiyah di Sumbar Mulai Salat Tarawih':

[Gambas:Video 20detik]

(mbr/mbr)