"Kalau terkunci sih insyaallah kita dapat 1 kursi (di DPRD DIY), Mas," ujar Ketua DPW PSI DIY, Nur Sigit Nugroho saat ditanya wartawan lewat sambungan telepon berkaitan dengan hasil penghitungan internal partai, Kamis (2/5/2019).
Namun Sigit enggan membeberkan identitas kader PSI yang diperkirakan lolos menjadi anggota legislatif di DPRD DIY. Ia beralasan pihaknya masih menunggu hasil rekapitulasi surat suara berjenjang yang dilakukan KPU Daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sigit sesumbar bahwa kadar PSI yang lolos akan memberikan warna baru di DPRD DIY. Nantinya kader tersebut akan dibuatkan aplikasi untuk memantau kinerja yang bersangkutan selama menjadi wakil rakyat di dewan.
"Misalnya yang bersangkutan tidak bekerja sesuai dengan yang digariskan oleh partai ya, itu akan ada evaluasi lah bahasanya. Yang jelas berapa pun yang jadi akan memiliki komitmen untuk tidak melakukan korupsi," tegasnya.
"Bahkan nanti kalau misalnya sidang ada di DPRD, kalau perlu ya kita harus live media sosial. Biar masyarakat juga bisa melihat bahwa anggota dewan dari PSI ini benar-benar hadir dan bekerja untuk masyarakat," lanjutnya.
Jika Sigit optimis PSI mengamankan 1 kursi di DPRD DIY, maka lain hal dengan peta persaingan di DPRD Kota Yogyakarta. Ia memperkirakan tidak ada kader PSI yang lolos menjadi anggota DPRD Kota Yogya.
"Kayaknya berat Mas kalau misalnya dapat kursi di level Kabupaten/Kota (di DIY) melihat rekapitulasi yang sudah berjalan, begitu," pungkas Sigit.
Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di detik.com/pemilu
Tonton juga video Survei LSI soal Pileg 2019: PDIP Teratas, PSI Tiga Terbawah:
(ush/sip)











































