Acara yang diikuti sekitar 100 orang itu diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Qur'aniyy Azzayadiyy, Laweyan, Solo, Sabtu (20/4/2019). Mereka dengan khusyuk membaca zikir, asmaul husna dan selawat.
Gus Karim kemudian memimpin jemaah untuk mengamini doa agar Jokowi menang secara resmi. Jokowi juga didoakan agar mampu mengemban amanah sebagai Presiden untuk periode kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah berdoa, tujuh perwakilan relawan pendukung Jokowi-Ma'ruf memotong tujuh tumpeng nasi kuning. Tumpeng tersebut lalu dibagikan kepada santri.
"Saya pilih tujuh, dalam bahasa Jawa 'pitu'. Maksudnya agar diberi pitulungan atau bantuan oleh Alloh," katanya.
Gus Karim juga berpesan agar para pendukung Jokowi-Ma'ruf menahan diri untuk merayakan kemenangan. Dia meminta pendukung menunggu KPU selesai melakukan penghitungan suara.
"Meskipun secara quick count menang, kita semua tetap harus menunggu KPU mengumumkan hasil rekapitulasinya," pungkas Gus Karim. (bai/sip)