detikNews
Senin 15 April 2019, 16:44 WIB

Polisi Sulit Ungkap Pelaku Penembakan Pendukung Capres di Yogya

Usman Hadi - detikNews
Polisi Sulit Ungkap Pelaku Penembakan Pendukung Capres di Yogya Wakapolresta Yogyakarta, AKBP Ardiyan Mustakim. Foto: Usman Hadi/detikcom
Yogyakarta - Penembakan Muklis (23) di Yogyakarta masih belum menemui titik terang. Polisi menyebut pelaku dan Muklis yang ditembak menggunakan airsoft gun usai menghadiri kampanye salah seorang calon presiden ini tak saling kenal.

"Ya ngakunya sih (korban) nggak kenal dengan pelaku. Itu yang agak menyulitkan kita," jelas Wakapolresta Yogyakarta, AKBP Ardiyan Mustakim di Kota Yogyakarta, Senin (15/4/2019).

Meski kesulitan, Ardiyan menegaskan bahwa Polresta Yogyakarta akan tatap mengusut peristiwa yang terjadi pada Senin (8/4) lalu. Kini kasusnya sedang diselidiki Satuan Reskrim Polresta Yogyakarta.

"Sampai sekarang masih belum ada (bukti CCTV), mudah-mudahan kita temukan titik terang. Sementara mungkin saksi-saksi (yang diperiksa) ada di sekitar situ (TKP) ya," tuturnya.

Menurut Ardiyan, Satuan Reskrim masih berusaha keras mengungkap ciri-ciri pelaku. Pihaknya juga masih mencari bukti-bukti yang sekiranya bisa mengungkap siapa para pelaku tersebut.

"Belum (belum ada bukti petunjuk), masih proses jalan. Motifnya belum tahu juga, kita tunggu saja nanti (perkembangannya) ya. Mudah-mudahan ada titik terang," sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Muklis (23), warga asal Bangkalan tertembak Airsoft Gun usai menghadiri kampanye terbuka di Stadion Kridosono Kota Yogyakarta, Senin (8/4) lalu.

Kejadiannya di Jalan Mataram Yogyakarta, Senin (8/4) sore. Sementara pelakunya merupakan orang tak dikenal yang langsung pergi ke arah kampung usai menembak korban.
(ush/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed