Wisatawan Asal Madiun Tewas Terseret Aliran Sungai Pantai Baron

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 08 Apr 2019 20:49 WIB
Foto: Istimewa/detikcom
Gunungkidul - Seorang wisatawan asal Madiun, Jawa Timur, Slamet Mulyadi (27) ditemukan meninggal usai terseret aliran sungai di Pantai Baron, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul. Sedangan dua rekan Slamet berhasil diselamatkan Tim SAR.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Kabupaten Gunungkidul, Marjono mengatakan, peristiwa yang terjadi tadi siang, Senin (8/4/2019) itu bermula saat Slamet bersama dua rekannya yakni Dadang Permana Putra (24) dan Aditya Alului (24), keduanya warga Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur bermain di aliran sungai Pantai Baron dengan menggunakan pelampung.

"Karena asyik bermain pakai pelampung, mungkin ketiganya tidak memperhatikan arus sungai yang makin deras dan akhirnya terseret aliran air (sungai di pantai Baron) lalu tenggelam," ucap Marjono saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Senin (8/4/2019) malam.

Menurut Marjono kejadian diketahui anggota tim SAR yang saat itu tengah berjaga di Pantai Baron. Hal itu membuat tim SAR langsung bergerak cepat untuk menyelamatkan 3 wisatawan yang tengah terseret aliran sungai di pantai Baron.

"Akhirnya dua orang (Dadang dan Aditya) tadi berhasil kami selamatkan, meski kondisinya lemas dan terlihat masih shock. Tapi untuk satunya (Slamet) belum ditemukan tadi itu," katanya.

Lebih lanjut, karena masih ada satu orang korban yang belum ditemukan, tim SAR melakukan pencarian terhadap Slamet dengan penyisiran maupun menyelam di aliran sungai tersebut. Setelah 2 sampai 3 jam pencarian, akhirnya upaya pencarian tim SAR membuahkan hasil.

"Yang terakhir (Slamet) ditemukan tidak jauh dari TKP dengan kondisi sudah meninggal," ujarnya.

Marjono menambahkan, setelah semua korban berhasil terevakuasi, tim SAR langsung menghubungi keluarga korban terkait penyerahan jenazah. Setelah dilakukan penyerahan, jenazah Slamet langsung dibawa mobil ambulans ke rumah duka di Madiun, Jawa Timur.
(bgk/bgs)