Bersepeda Motor, Ganjar Ajak Pelajar SMA di Cilacap Kampanye Anti Korupsi

Arbi Anugrah - detikNews
Senin, 08 Apr 2019 10:29 WIB
Ganjar Pranowo di SMAN 1 Maos, Cilacap. Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Cilacap - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 1 Maos, Cilacap hari ini. Ganjar tiba dengan menggunakan sepeda motor AD 2020 MQ.

Usai memantau jalannya UNBK di sekolah tersebut. Ganjar kemudian memantau jalannya kegiatan belajar mengajar yang ada di SMA Negeri 1 Maos. Dalam kesempatan tersebut, Ganjar meminta para siswa untuk dapat mengampanyekan gerakan pendidikan anti korupsi.

Di ruangan IPS, 3 di mana para siswa sedang mempelajari mata pelajaran Bahasa Jawa, Ganjar yang masuk keruangan meminta para siswa untuk mempraktikkan cara berkampanye pentingnya pendidikan anti korupsi menggunakan Bahasa Jawa.

"Sopo sing wani kampanye anti korupsi?. Jelaske karo kancane nganggo bahasa jowo, jowo gaya Solo entuk, Ngapak-ngapak ora papa (Siapa yang berani kampanye antikorupsi? Jelaskan kepada teman-temannya menggunakan Bahasa Jawa. Bahasa Jawa gaya Solo, boleh. Ngapak-ngapak, nggak apa-apa)," tanya Ganjar kepada siswa.

Salah seorang siswi, Haya Safa Kamila langsung tunjuk tangan dan memberanikan diri untuk berkampanye anti korupsi di depan Ganjar dan teman-temannya.

"Ayo sedulur, aja pada korupsi, korupsi kue elek, korupsi kue ala, korupsi kue dosa, cekap sementen (Ayo saudara, jangan pada korupsi, korupsi itu jelek, korupsi itu dosa,cukup sekian)," ujar Haya.


Setelah itu Ganjar kembali meninjau seluruh kelas dah kembali masuk di kelas MIPA 6. Di situ Ganjar juga meminta siswa bernama Noval Faturohman untuk mengampanyekan pentingnya pendidikan anti korupsi.

"Bagaimana caranya mencegah korupsi atau mengajak orang agar tidak korupsi. Kamu saya minta mengajak teman-teman mencegah korupsi sejak di bangku sekolah," kata Ganjar.

"Teman-teman yang saya cintai, saya akan mengampanyekan bagaimana caranya mencegah korupsi sejak di bangku SMA. Yang pertama kalian itu harus bersikap jujur, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbakti kepada orang tua, contoh dari bersikap jujur mulai dari sekolah dengan tidak mencontek," kata Noval.

Kemudian Ganjar kembali meminta Noval untuk menjelaskan mata pelajaran apa yang sesuai di tingkat SMA untuk pendidikan anti korupsi.

"Noval, umpama kita mau mempraktikkan pendidikan anti korupsi di SMA, mata pelajaran apa yang sesuai," minta Ganjar kepada Noval.

"PPKN atau Kewarganegaraan, " ucap Noval.

"Kalau lewat pendidikan agama bisa tidak, kalau pendidikan agama itu ngajarin pendidikan anti korupsi itu bagaimana?" tanya Ganjar.


"Ya selalu bersikap jujur, kedisiplinan, tanggungjawab, karena korupsi itu dosa," jelasnya.

Kemudian Ganjar juga menjelaskan tentang pelajaran anti korupsi melalui mata pelajaran ekonomi. Dimana terdapat kantin kejujuran, menurutnya dari situlah para siswa mulai bisa belajar bagaimana berbuat jujur.

"Gimana pelajaran ekonomi untuk anti korupsi. Nanti kita akan buat kantin kejujuran, barangnya ditaruh di situ, ada harganya dan uangnya ditaruh di situ ada yang ngambil apa tidak," ujarnya.

Setelah mengampanyekan pendidikan anti korupsi, Noval kemudian dijanjikan untuk diberikan sebuah laptop oleh Ganjar Pranowo. (arb/sip)