DetikNews
Selasa 26 Maret 2019, 16:13 WIB

Polisi Dalami 2 Aksi Teror yang Terjadi di DIY

Pradito Rida Pertana - detikNews
Polisi Dalami 2 Aksi Teror yang Terjadi di DIY Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul - Dalam kurun waktu 2 hari, warga DIY dikejutkan dengan aksi pembakaran motor di Gamping, Sleman dan penembakan sebuah diler motor di Wates, Kulon Progo. Saat ini polisi berupaya untuk memburu pelaku 2 kasus tersebut.

"Saya cek dulu (perkembangan kasus penembakan sebuah dealer di Wates), karena dari pagi saya ke sini (JEC)," ujar Kapolda DIY, Irjen Pol. Ahmad Dofiri usai menghadiri acara Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Dana Desa menuju Desa Maju dan Mandiri di Jogja Expo Center, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Selasa (26/3/2018).

Kendati demikian, Dofiri menyebut polisi akan berupaya mengungkap siapa pelaku penembakan yang terjadi di sebuah diler motor yang berada di Jalan Wates-Yogya KM 2, Desa Giripeni, Wates, Kulon Progo.

"Yang jelas tetap kita dalami," ujarnya secara singkat.

Terkait aksi pembakaran satu unit motor di Dusun Mejing Lor, Kelurahan Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman, Dofiri menuturkan saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Selain itu, polisi saat ini masih mencari petunjuk untuk mengungkap kasus tersebut.

"Beberapa saksi sudah diperiksa, termasuk yang bisa melihat ketika dia (pelaku) melemparnya (botol yang diduga berisi bahan bakar ke motor korban). Ini masih menunggu laporan (terkait perkembangan pemeriksaan saksi kasus pembakaran motor), yang jelas kita optimis dan mudah-mudahan bisa mengungkap siapa pelakunya," ucapnya.

Seperti diketahui bersama, Aksi teror penembakan terjadi di Kabupaten Kulon Progo, DIY. Sebuah diler motor yang berada di Jalan Wates-Yogya Km 2, Desa Giripeni, Wates, menjadi sasaran tembak orang tak dikenal.

Peristiwa penembakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi. Penjaga malam diler, Suroto, mengaku terbangun setelah mendengar suara seperti kaca pecah. Saat dicek, dia tidak menemukan pecahan kaca. Kondisi gerbang depan juga masih terkunci rapat.

Selain itu, dari hasil olah TKP, polisi menemukan dua lingkaran bekas tembakan di kaca depan diler. Antara dua lubang itu berjarak sekitar 0,5 meter. Tak jauh dari kaca, polisi menemukan dua peluru berukuran 4,5 mm yang digunakan untuk senpan angin.

Sedangkan sebelum aksi penembakan tersebut, aksi pembakaran motor terjadi di Kabupaten Sleman di Dusun Mejing Lor, Kelurahan Ambarketawang, Kecamatan Gamping pada Minggu (24/3/2019) malam.

Menurut Kapolsek Gamping, Kompol Hendri Multi, kejadian bermula saat pemilik motor yakni Rizal Kurniawan (25) sedang berada di dalam rumah. Ketika berada di rumah, tiba-tiba Rizal mendengar teriakan dari luar rumah bahwa ada motor yang terbakar.

Mendengar teriakan tersebut, Rizal langsung keluar rumahnya dan ternyata motor yang terbakar adalah motor Honda Supra X 125 yang dia parkir di depan rumah. Sesaat kemudian beberapa saksi melihat ada dua orang pria tak dikenal naik motor bergegas meninggalkan lokasi kejadian ke arah timur.

Hasil olah TKP, polisi mengamankan satu buah botol air mineral yang kondisinya sudah terbakar.

(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed