DetikNews
Minggu 24 Maret 2019, 20:03 WIB

Selametan Puser Bumi di Gunung Tidar, Ganjar: Agar Dapat Pemimpin Amanah

Eko Susanto - detikNews
Selametan Puser Bumi di Gunung Tidar, Ganjar: Agar Dapat Pemimpin Amanah Selametan Puser Bumi di Bukit Tidar, Magelang. Foto: Eko Susanto/detikcom
Magelang - Warga masyarakat dari Kabupaten Magelang dan Kota Magelang, melakukan Selametan Puser Bumi di Gunung Tidar. Kegiatan dilangsungkan agar Indonesia tetap aman.

Dalam acara yang dikemas Selametan Puser Bumi di Gunung Tidar Kota Magelang tersebut dihadiri warga masyarakat Kabupaten Magelang dan Kota Magelang. Mereka yang hadir dan ikut dalam acara ini memakai pakaian adat Jawa.

Gunung Tidar dalam legenda dikenal sebagai Pakunya Tanah Jawa. Kemudian di Gunung Tidar ini terdapat tugu dengan simbol huruf Jawa, Sa dan tugu ini dikenal sebagai Pakunya Tanah Jawa.

Acara Selamatan Puser Bumi di Gunung Tidar dihadiri langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina, Bupati Magelang Zaenal Arifin dan Wakil Bupati Magelang Edy Cahyana.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, acara ini dilangsungkan karena tepatnya beberapa bulan yang lalu dimana banyak dari desa-desa yang mengadakan doa bersama. Doa bersama yang dilakukan dengan kultur mereka masing-masing dan agama masing-masing.

"Pada saat itu, ternyata berdoa di tempat masing-masing, hampir di beberapa tempat kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah. Kemudian, kontak saya, 'Pak Gubernur kita mau bareng-bareng doa bersama dari kawan-kawan yang sudah menjalankan ini'. Ternyata di sana ada doa, ada doa, ada doa untuk memohon kepada Allah SWT agar Jawa Tengah aman, agar Indonesia aman, agar pemilu lancar yang mendapatkan pemimpin yang baik. Kemudian mereka membuat tumpeng, akan mencari tempat pakuning bumi di Tidar, boleh nggak Pak'," ujar Ganjar di sela-sela Selametan Puser Bumi di Gunung Tidar, Kota Magelang, Minggu (23/3/2019).

Selametan Puser Bumi di Bukit Tidar, Magelang. Selametan Puser Bumi di Bukit Tidar, Magelang. Foto: Eko Susanto/detikcom

"Saya izin sama Pak Wali Kota boleh nggak. Pak Wali Kota bilang monggo Pak Gubernur ini sudah tiga tahun dibuat. Terus, kades-kades mau menyiapkan, kemudian Pak Bupati mau ikut ke sini, terus kumpul di sini pada sore hari ini. Sebenarnya hanya sederhana itu, dari ketulusan warga atau masyarakat yang berkumpul," kata Ganjar.

Sementara itu, saat sambutan Ganjar mengungkapkan, sore ini berkumpul bersama-sama di pakuning bumi di Bukit Tidar Magelang untuk berdoa agar negara ini rukun.

"Sore ini bisa bersama-sama berkumpul di Pakuning Bumi di Bukit Tidar Magelang. Kita semua berkumpul untuk berdoa agar negara ini rukun. Negara ini makmur, persudaraannya tambah rekat, diikat kencang sebab atinya senang, rasa cinta tinggi. Kalau saudara berkumpul dengan saudara yang berbeda kulit tetap saudara, beda golongan tetap saudara, beda partai tetap saudara, rezeki beda ya tetap saudara," kata Ganjar, dalam bahasa Jawa.

Selametan Puser Bumi di Bukit Tidar, Magelang. Selametan Puser Bumi di Bukit Tidar, Magelang. Foto: Eko Susanto/detikcom

Ganjar berpesan agar sesama manusia saling menolong dan saling peduli.

"Jadi tetangganya jangan diam saja. Kalau ada yang bertengkar, dilerai segera minta maaf dengan bersalaman. Mau punya hajatan lima tahun sekali, mau milih wakil rakyat, mau milih presiden, ya mari yang rukun. Mari berdoa agar Indonesia nanti dapat pemimpin yang amanah, yang tahu kehendak rakyat, yang hidupnya merakyat, hatinya baik dan bersih, keinginan untuk memakmurkan rakyatnya," ujar Ganjar.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed