DetikNews
Minggu 17 Maret 2019, 19:48 WIB

Hujan Deras, Air Sungai di Bantul Meluap

Pradito Rida Pertana - detikNews
Hujan Deras, Air Sungai di Bantul Meluap Foto: Istimewa/detikcom
Bantul - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bantul seharian ini mengakibatkan beberapa sungai meluap. Luapan air dari sungai sudah ada yang masuk ke pekarangan rumah warga. BPBD Bantul meminta masyarakat tetap waspada.

"Sementara yang laporan-laporan baru masuk di Pusdalops itu laporan luapan-luapan aliran sungai di (Kabupaten) Bantul," ujar Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Bantul, Aka Lukluk Firmansyah saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Minggu (17/3/2019) malam.

Aka mengatakan luapan sungai membuat beberapa titik di Kabupaten Bantul tergenang air. BPBD Bantul telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menanggulanginya.

"Jadi (titik-titik yang terkena luapan air sungai) mulai dari wilayah timur dan tengah, wilayah timur itu dari Pleret, Imogiri sudah ada luapan. Untuk wilayah barat masih mandali (aman terkendali)," katanya.

"Dari BPBD sendiri sudah berkoordinasi dan menurunkan relawan di masing-masing desa, dan pihak-pihak terkait juga sudah diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan memantau wilayahnya masing-masing," imbuh Aka.

Menurutnya luapan air itu berasal dari luapan aliran Sungai Oya dan sungai-sungai kecil yang masuk ke Sungai Opak. Aka menjelaskan pula, bahwa luapan air tersebut telah sampai ke pemukiman warga, namun belum masuk ke rumah-rumah warga.

"Nggih (iya, luapannya dari Sungai Oya), hulunya dari Gunungkidul sana. Info sementara airnya (luapan Sungai) baru mulai masuk ke pekarangan-pekarangan, tapi belum mencapai rumah warga. Tapi melihat hujannya seperti ini kan masih ada kemungkinan penambahan debit air," ujarnya.

Selain di Pleret dan Imogiri, Aka menyebut genangan air juga melanda Kecamatan Kretek. Namun, menurutnya tidak semua titik di Kecamatan Kretek terdampak genangan air yang berasal dari sungai tersebut

"Jalan-jalan di (Pantai) Parangtritis, yang di selatan TPR itu (airnya) sudah sepinggang, itu (airnya) dari Gunungkidul juga alirannya, dari pegunungan sisi timur Paris (Parangtritis) turun ke jalan-jalan itu. Tapi nggak semuanya, hanya area-area tertentu saja (yang terkena luapan air)," ujarnya.

Aka menambahkan, bahwa luapan air yang membanjiri beberapa titik di Kecamatan Kretek memang sudah kerap terjadi. Kendati demikian, ia tetap mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya karena intensitas hujan belum menunjukkan penurunan.

"Memang langganan (beberapa titik yang terkena luapan air sungai). Jadi ya lokasi-lokasi itu yang kalau dari peta rawan banjirnya di (Kabupaten) Bantul itu nggih (ya) memang lokasi-lokasi itu," katanya.

"Kami sudah koordinasi dengan BMKG juga, jadi memang untuk hujan malam hari ini diperkiraan hingga besok pagi, jadi sifatnya fluktuatif, naik turun, kadang hujan ringan dan sedang. Menyikapi hal ini, masyarakat secara mandiri diminta mengecek lingkungannya masing-masing untuk mewaspadai potensi banjir dan longsor," pungkas Aka.

(bgk/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed