DetikNews
Minggu 17 Maret 2019, 14:52 WIB

Ganjar Ajak Kutuk Teror di New Zealand, Jangan Hanya Ngetwit

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Ganjar Ajak Kutuk Teror di New Zealand, Jangan Hanya Ngetwit Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ikut mengutuk teror yang menyebabkan 50 orang tewas di New Zealand. Hal itu diungkapkan Gubernur Ganjar Pranowo di sela orasi Apel Kebangsaan KIta Merah Putih.

Dalam awal orasinya, Ganjar membahas soal hoax dan fitnah yang merajalela bahkan memecah persaudaraan. Ia pun mengajak orang yang hadir di Apel Kebangsaan untuk melawan hoax dan sikap intoleransi.

"Lihat bangsa kita sekarang ini, fitnah merajalela, hoax tumbuh tak terhitung bagai pasir di padang gurun, tuduh menuduh, maki memaki ,saling menyerang bertengkar antar kawan bahkan saudara sedarah sekalipun," kata Ganjar, Minggu (17/3/2019).

Terkait intoleransi, Ganjar menyebut pihaknya mengutuk keras termasuk berbagai aksi teror mulai dari pembakaran kendaraan di Jawa Tengah hingga penembakan membabi buta di New Zealand.

"Kita kutuk aksi teror dalam bentuk apapun dan tempat terjadinya, mulai dari teror pembakaran kendaraan di Jawa Tengah, bom di rumah peribadatan, dan penembapak membabi buta terhadap jemaah masjid di New Zealand kemarin. Kita kecam kita mengutuk tapi kita tidak membalas karena kita cinta kemanusiaan," jelasnya.

Kecaman, lanjut ganjar, tidak hanya lewat berkicau di media sosial, namun dengan tindakan juga, minimal dengan menjaga lisan dan perbuatan dan Klarifikasi jika ingin menyampaikan sesuatu agar terhindar dari hoax.

"Tapi kecam tidak cukup hanya sekedar ngetwit, ngelike, percuma kalau tanpa aksi nyata. Mari jaga lisan dan jari kita, dewasa dalam berdemokrasi, budayakan bertanya, klarifikasi dan tabayun," tegasnya.

(alg/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed