DetikNews
Sabtu 16 Maret 2019, 18:40 WIB

PPP Jateng Desak Segera Ganti Ketum dengan Tetap Konsultasi ke Rommy

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
PPP Jateng Desak Segera Ganti Ketum dengan Tetap Konsultasi ke Rommy Rommy Ditahan KPK. Foto: Agung Pambudhy
Semarang - Posisi ketua umum PPP didesak agar segera dilakukan pergantian pasca penetapan tersangka Rohamurmuziy oleh KPK. DPW PPP Jawa Tengah meminta hal itu segera dilakukan namun tetap dengan persetujuan ketua lama yang akrab disapa Rommy itu.

Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsurie mengatakan penggantian ketua umum harus segera dilakukan secepatnya dengan mekanisme yang diatur oleh AD/ART PPP. Figur pengganti harus sesuai aturan para wakil salah satunya Wakil Ketum PPP Muhamad Arwani Thomafi.

"Jika ada figur lain yang lebih membawa maslahah bagi PPP khususnya berkaitan dengan Pemilu dan Pilpres, maka tetap harus ditempuh dengan tidak menyimpang aturan," kata Masruhan lewat siaran persnya, Sabtu (16/3/2019).


Namun menurut Masruhan, keputusan siapa penggantinya juga harus dikonsultasikan dengan Rommy. Ia menjelaskan Rommy sudah membawa penyegaran di PPP dan berhasil membawa PPP memiliki perwakilan kepala daerah di empat tempat termasuk Jawa Tengah.

"Jateng menginginkan figur pengganti juga harus dikonsultasikan ke Rommy. Kenapa? Karena Rommy bagaimanapun berhasil meletakkan dasar penataan & penyegaran PPP. Ini terbukti dengan keberhasilan di Pilkada serentak, termasuk keberhasilan Wagub Jateng dan 4 kadernya yang jadi kepala daerah dan penyelamatan PPP dari dualisme di Pusat sampai terpenuhinya persyaratan sebagai peserta pemilu," jelasnya.

Masruhan menganggap kerja cerdas Rommy harus diteruskan oleh penggantinya. Ia menegaskan selai Rommy, hal penting yang harus dilakukan dalam mencari pengganti Rommy adalah meminta arahan ketua Majelis Syariah KH Maimoen Zuber.

"Kerja keras dan kerja cerdas Rommy ini harus bisa diteruskan oleh penggantinya. Dan jangan lupa utk meminta arahan ketua Majelis Syariah KH Maimoen Zuber," tegasnya.

Penangkapan Rommy bagi Masruhan memang menyakitkan karena Rommy merupakan politisi muda potensial. Ia juga mengenal Rommy sebagai sosok yang tidak maruk materi dan sudah kaya karena usaha, bahkan sejak di ITB sudah usaha batubara di Kalimantan.


"Untuk kasus Rommy saya mendukung upaya penegakan hukum sebagaimana kebijakan Presiden Jokowi," ujar Masruhan.

"Betul-betul saya eman dengan potensinya yang kini harus dipertaruhkan di meja hijau," imbuhnya.

Terkait Pilpres, Masruhan optimis PPP secara nasional bisa Melampaui 4 persen dan 10 persen untuk target di Jateng. Ditangkapnya Rommy oleh KPK tidak mengganggu loyalitas dan dukungan ke Jokowi-Amin.

"Loyalitas ke Jokowi-Amin sama sekali tidak terganggu dan bahkan semakin tertantang dengan di bawah komando Gus Yasin yang baru saja dikukuhkan oleh DPW PPP Jateng sebagai Koordinator Pemenangan Pilpres dan Panglima Santri Gayeng," ujar Masruhan.


Simak Juga ' Rommy Jadi Tersangka, Jabatannya di TKN Jokowi Terancam ':

[Gambas:Video 20detik]


(alg/skm)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed