"Saya pikir apel kebangsaan itu baik, untuk menjalin persatuan dan kesatuan kan baik," kata Rudy saat dihubungi detikcom, Jumat (15/3/2019).
Mengenai anggaran Rp 18 miliar, Rudy mengaku tidak mengetahui. Dia juga enggan mengomentari biaya fantastis yang dikucurkan pemprov untuk acara pada Minggu (17/3) di Semarang nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu soal Rp 18 miliar. Kalau itu kan urusan pemprov," katanya.
Rudy merupakan salah satu tamu yang diundang dalam apel kebangsaan. Namun dia memastikan tidak dapat menghadirinya.
"Tanggal 17 Maret saya ada menghadiri acara deklarasi dukungan warga Banyuanyar untuk Pak Jokowi dan PDIP. Saya sudah izin tidak datang (ke apel kebangsaan)," ujarnya
Sedangkan mengenai tudingan adanya kampanye dalam acara tersebut, Rudy memastikan apel kebangsaan bersifat netral. Tidak ada pengenalan calon presiden dalam acara tersebut.
"Tidak ada kampanye, tidak ada atribut kampanye, tidak ada juga pemaparan visi-misi. Ini kan murni kebangsaan," katanya. (bai/sip)











































