Hari Jadi Banjarnegara Resmi Diubah Jadi 26 Februari

Uje Hartono - detikNews
Selasa, 05 Mar 2019 14:25 WIB
Sidang paripurna penetapan Perda Hari Jadi Banjarnegara. Foto: Uje Hartono/detikcom
Banjarnegara - Tanggal Hari Jadi Banjarnegara resmi berubah. Kepastian ini setelah dilakukan sidang paripurna penetapan Perda Hari Jadi Banjarnegara yang digelar hari ini.

Jika hari jadi sebelumnya Hari Jadi Banjarnegara diperingati setiap tanggal 22 Agustus, kini berubah menjadi tanggal 26 Februari. Namun demikian, pada tahun 2019 ini, peringatan hari jadi tetap akan digelar pada tanggal 22 Agustus mendatang.

"Perda Hari Jadi Banjarnegara ini mulai berlaku tahun 2020. Sehingga, tahun ini perayaan tetap dilakukan 22 Agustus mendatang," ujar Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono usai sidang paripurna di gedung DPRD, Selasa (5/3/2019).

Menurutnya, perubahan hari jadi ini merujuk pada buku babat Kalibening yang menjadi sumber sejarah di wilayah Banyumas. Selain itu, diperkuat dengan kepulangan Jaka Kaiman disertai gandek atau pengawal dari kesultanan pajang.

"Setelah dibahas pada Panses di DPRD, kemudian melihat sejarah yang ada semakin jelas bahwa hari jadi Banjarnegara yakni 26 Februari 1571," terangnya.

Ketua Pansus Hari Jadi Banjarnegara Agus Junaidi menjelaskan, tanggal 26 Februari 1571 bertepatan dengan 1 syawal 978 Hijriah. Pada saat itu, Jaka Kaiman menyampaikan gagasan untuk membagi kekuasaan menjadi 4 kadipaten.

"Dari empat kadipaten itu, salah satunya adalah Banjar Petambakan ketika masih berada di Pajang," jelasnya.

Agus melihat, berubahnya hari jadi ini ada spirit nasionalisme dan patriotisme.

"Peringatan hari jadi pada tanggal sebelumnya 22 Agutus merupakan tanda dimulainya kekuasaan kolonial Belanda secara administratif terhadap Banjarnegara. Berbeda dengan tanggal 26 Februari ini jauh sebelumnya dan memiliki spirit nasionalisme dan patriotisme," ujarnya.

"Pembahasan ini merupakan ihtiar maksimal yang bisa dilakukan di tengah minimnya sumber tertulis dan juga minimnya waktu pembahasan," tuturnya. (sip/sip)