detikNews
Senin 04 Maret 2019, 18:40 WIB

Kampanye Mbak Tutut di Tambak Lorok Semarang Ditegur BBWS

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kampanye Mbak Tutut di Tambak Lorok Semarang Ditegur BBWS Mbak Tutut kampanye di Tambak Lorok, Semarang. (Foto: Istimewa)
Semarang - Siti Hardijanti Rukmana atau Mbak Tutut dan caleg Anisa Tri Hapsari menggelar kampanye di kampung nelayan Tambak Lorok, Semarang. Namun acara tersebut mendapat teguran dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

Teguran itu dirasa perlu dilakukan karena acara digelar di dermaga pinggir sungai yang merupakan wilayah dari Kementrian Pekerjaan Umum dalam hal ini BBWS Pemali Juana. Sedangkan dari pihak BBWS belum mendapatkan permohonan izin.

"Yang bersangkutan belum ajukan izin. Pasti kami dari balai (BBWS) sudah siapkan surat teguran karena di fasilitas umum, tempat pemerintah, belum ada persetujuan atau izin, kami akan lapor pimpinan dulu," kata koordinator Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BBWS Pemali Juana, Muhammad, Senin (4/3/2019).

Pihak BBWS datang saat acara sekitar 09.30 WIB pagi tadi. Teguran lisan sudah diberikan kepada panitia sedangkan acara sudah berlangsung dihadiri Mbak Tutut dan Anisa.


Muhammad mengatakan awalnya mereka akan menyelenggarakan acara di Jalan Tambak Mulyo, namun saat pindah lokasi di wilayah BBWS tidak ada pemberitahuan.

"Dalam bahasa admintasi di Jalan Tambak Mulyo. Mereka akui salah, kalau pindah harus lapor BBWS, kita harus netral," pungkasnya.
Kampanye Mbak Tutut di Tambak Lorok Semarang Ditegur BBWSKampanye Partai Berkarya yang dihadiri Mbak Tutut di Tambak Lorok, Semarang. (Foto: Istimewa)


Koordinator Lapangan (Korlap) Kegiatan kampanye bertajuk 'Silaturahmi Ibu Tutut dan Mbak Anisa Tri Hapsari Menyapa Sedulur Tambak Lorok Kota Semarang', Amron (50) menambahkan pindahnya lokasi karena permintaan warga agar tidak mengganggu pengerjaan proyek di sana. Selain itu ia tidak tahu terkait permintaan izin itu.

"Menempatkan di sini karena permintaan warga," tandasnya.

"Soal perizinan saya tidak tahu. Saya hanya mengarahkan tim sukses, menjaga massa agar tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan," imbuh Amron.


Sekretaris Partai Berkarya Wilayah Jawa Tengah, Miko Vinaldho, mengatakan pihaknya akan melakukan klarifikasi ke penyelenggara. Dalam acara itu pihaknya bertugas menjaga agar Mbak Tutut aman dalam kegiatan.

"Kami mohon maaf. Kami akan segera klarifikasi dengan penyelenggara. Penyelenggara akan kami panggil," ujarnya.

Sementara itu, acara tetap berlangsung dan Mbak Tutut menyapa warga serta berdialog di sana. Mbak Tutut juga memberikan bantuan dan fasilitas pelatihan keterampilan mengolah hasil laut bagi kalangan ibu rumah tangga di kawasan pesisir Kota Semarang tersebut.
(alg/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com