DetikNews
Sabtu 23 Februari 2019, 22:39 WIB

Kirab Api Cinta Untuk Jokowi Tiba di Tegal, Lanjut ke Pekalongan

Imam Suripto - detikNews
Kirab Api Cinta Untuk Jokowi Tiba di Tegal, Lanjut ke Pekalongan Kirab api cinta untuk Jokowi-Ma'ruf di Tegal. Foto: Imam Suripto/detikcom
Tegal - Setelah menempuh perjalanan selama 7 hari, rombongan kirab api cinta untuk Jokowi tiba di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah hari ini. Sebelum melanjutkan perjalanan, rombongan sempat transit di Kantor DPC PDIP Kabupaten Tegal.

Rombongan kirab obor api cinta sampai di Kantor DPC PDIP Kabupaten Tegal, Jalan A Yani Procot Slawi sekitar pukul 15.30. Sejumlah pengurus parpol pengusung paslon Jokowi-Maruf, tampak hadir. Demikian pula para relawan pendukung paslon nomor urut 01 ikut menyambut kedatangan rombongan kirab. Acara penyambutan rombongan kirab ini diramaikan dengan atraksi kesenian calung.

Ketua Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Jateng, selaku penggagas kirab api cinta Jokowi, Wijaya Dahlan mengatakan, setelah transit di Kabupaten Tegal, peserta kirab melanjutkan perjalanan dengan tujuan akhir Kota Pekalongan. Namun sebelum meninggalkan Kabupaten Tegal, obor ini akan diarak keliling Tegal dengan mengambil titik start dari Bundaran Tugu Poci, Jalan Ahamad Yani, Desa Procot.


Wijaya Dahlan menambahkan, Kabupaten Tegal merupakan kota ke 14 yang disinggahi kirab api cinta untuk Jokowi.
Sejak dari Mrapen Grobogan, beberapa kota dan kabupaten di Jawa Tengah sudah disinggahi. Dimulai dari Mrapen, obor cinta menuju Demak, Semarang, Surakarta, Boyolali, Salatiga, Ambarawa, Temanggung, Wonosobo, Purworejo, Kebumen, Cilacap, Purwokerto, hingga Kabupaten Tegal pada hari ini.

"Terakhir ke Pekalongan yang rencananya pada Senin besok. Lebih 1.000 km, lebih dari 1.000 pengusaha muda, lebih dari 1.000 simpatisan. Kabupaten Tegal adalah kota ke 14. Kita rencana 15 kota di Jateng," kata Wijaya.

Kota Batik Pekalongan dipilih menjadi kota tujuan akhir kirab karena di kota ini akan dijadikan lokasi deklarasi Repnas Jateng.


"Harapannya di Kota Pekalongan itu, sekaligus obor api bisa kita berikan langsung kepada Jokowi," tandasnya.

Wijaya mengemukakan, obor api yang dikirab secara estafet oleh puluhan pelari merupakan simbol bahwa generasi muda solid mendukung Jokowi melanjutkan kepemimpinannya lima tahun ke depan.

"Kita harus berani ambil sikap, harus berani tampil. Jokowi selama lima tahun kinerjanya bagus. Infrastruktur dibangun besar-besaran dan merata. Periode kedua nanti membangun SDM. Itu yang kita harapkan dan dibutuhkan agar Indonesia maju," tegas dia.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed