Wagub Jateng soal Kepala Daerah Dukung Jokowi: Hak Warga Negara

Usman Hadi - detikNews
Jumat, 15 Feb 2019 15:44 WIB
Taj Yasin (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Sleman - Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin, menegaskan pendapatnya bahwa deklarasi dukungan 31 kepala daerah di Jateng untuk Jokowi-Ma'ruf tak melanggar aturan apapun.

"Pertama aturan itu sudah jelas bahwa kepala daerah enggak boleh kampanye (di hari kerja). Tetapi juga diperbolehkan, karena kita juga warga negara Indonesia," ujarnya kepada wartawan di Hotel Royal Ambarrukmo Plaza Yogyakarta, Jumat (15/2/2019).

"Kita (kepala daerah) diperbolehkan (kampanye) pada Hari Sabtu, Hari Minggu dan di hari kerja tapi harus ada izin cuti. Itu juga tidak memakai fasilitas negara," lanjut politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.


Perihal kegiatan deklarasi, kata Yasin, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga sudah berkali-kali memberikan penjelasan ke publik bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan tanpa menggunakan fasilitas negara.

"Kita kan boleh-boleh saja to untuk deklarasi mendukung ke siapa boleh saja to, yang penting tidak memakai (status) kepala daerahnya, jabatannya, dan fasilitas negara, itu enggak apa-apa," tuturnya.


Disinggung mengenai cuti kampanye, Taj Yasin berdalih bahwa kegiatan deklarasi 31 kepala daerah di Jateng mendukung Jokowi dilaksanakan pada hari libur. Oleh karenanya, mereka tak harus mengurus izin cuti.

"Kan Hari Sabtu to itu (deklarasinya). Hari Sabtu kan libur enggak perlu cuti. Kecuali kalau hari kerja harus cuti (kampanye) kita, kalau hari libur kan kita nggak apa-apa, diperbolehkan (kampanye)," pungkas dia.



Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di detik.com/pemilu (ush/mbr)