DetikNews
Kamis 14 Februari 2019, 08:55 WIB

Fakta-fakta di Balik Aksi Remaja Lempari Mobil dengan Batu di Sleman

Ristu Hanafi, Sukma Indah Permana - detikNews
Fakta-fakta di Balik Aksi Remaja Lempari Mobil dengan Batu di Sleman Polisi menunjukkan batu yang dilemparkan pelaku ke mobil korban. Foto: Ristu Hanafi/detikcom
Sleman - Tiga remaja dibekuk polisi Sleman karena melempari mobil-mobil yang melintas dengan batu. Aksinya meresahkan warga dan motif di baliknya bikin geleng-geleng kepala.

"Mereka mengikuti salah satu grup facebook yang sering posting informasi atau laporan peristiwa seperti ini, pelaku merasa bangga ketika hasil kriminalnya diposting di media sosial oleh grup facebook itu," kata Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto saat jumpa pers di Mapolsek Mlati, Sleman, Rabu (13/2).

Tiga pelaku berinisial D (16, putus sekolah), R (16, pelajar SMP) dan S (18, pelajar SMK). Ketiganya dibekuk polisi setelah salah satu korban melapor ke Polsek Mlati, pada Minggu (3/2) dini hari.

Korban saat kejadian sedang mengemudi mobil pikap di Jalan Gajah Mada, Mlati. Kaca depan mobilnya tiba-tiba dilempar bongkahan batu hingga pecah oleh para pelaku yang mengendarai dua sepeda motor dari arah berlawanan. Beruntung korban tidak mengalami luka meski batu menembus kaca depan sisi kanan.


Berdasarkan pengakuan dari pelaku, mereka nekat melakukan aksinya karena sengaja ingin berbuat onar dan kemudian viral di media sosial. Sebelum beraksi, para pelaku lebih dulu nongkrong minum minuman keras.

"Ketiganya beraksi di 5 TKP di Mlati, di Godean 2 lokasi, Seyegan 2 kali dalam waktu semalam. Tapi yang membuat laporan polisi baru satu korban TKP di Mlati," jelas Yuliyanto.


Para remaja ini menyebut aksi ini 'cleleng'. Sebelum beraksi mereka menenggak minuman keras dan memilih korbannya secara acak.

"Para pelaku sebelumnya nongkrong dulu minum miras, lalu mereka sepakat 'cleleng', jalan-jalan nggak jelas untuk berbuat onar di jalan raya. Disepakati untuk melakukan aksi pelemparan batu ke kendaraan yang berpapasan dengan mereka," imbuh Yuliyanto.


Pada kesempatan yang sama, Direktur Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo memastikan akan memproses ketiga pelaku sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Ini tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat, kita masih ingat satu kejadian di Godean, aksi serupa yang menewaskan pengemudi mobil," ujar Hadi.



Simak juga video 'Moeldoko Ingin Motif Teror Pembakaran Mobil Ditelusuri':

[Gambas:Video 20detik]


(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed