DetikNews
Selasa 12 Februari 2019, 12:12 WIB

Siap-siap! Tilang Elektronik Akan Mulai Berlaku di Solo Besok

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Siap-siap! Tilang Elektronik Akan Mulai Berlaku di Solo Besok Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik akan diterapkan di Solo mulai besok. Kamera closed circuit television (CCTV) telah dipasang di 66 titik untuk penerapan tilang elektronik tersebut.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, memastikan seluruh CCTV berfungsi dengan baik. Dia mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam berlalu lintas.

"Kamera CCTV sudah kita pasang sejak setahun lalu. Besok baru mulai kita terapkan (tilang elektronik). Kami imbau masyarakat agar lebih tertib berkendara," kata Ribut saat meninjau Traffic Management Control (TMC) Polresta Surakarta, Selasa (12/2/2019).

Ketika melihat pelanggaran lalu lintas, petugas TMC dapat memperbesar gambar hingga jarak 500 meter untuk melihat nomor polisi kendaraan. Petugas kemudian akan mengirimkan surat tilang dan bukti pelanggaran ke alamat pemilik kendaraan.


"Jika kendaraan tersebut ternyata dipinjam atau sudah pindah tangan, maka diberi waktu empat hari untuk mengkonfirmasi ke Satlantas. Jika tidak, maka akan kami blokir untuk sementara," ujar dia.

Untuk itu, Ribut mengimbau agar kendaraan harus segera disesuaikan dengan identitas pemiliknya. Selain memudahkan kepolisian, masyarakat juga akan lebih mudah dalam mengurus pajak nantinya.

"Untuk pengendara luar kota juga tetap kita kenakan tilang. Nanti akan kita koordinasikan dengan kepolisian di wilayah lain," katanya.


Adapun 66 titik CCTV tersebut dipasang di persimpangan jalan utama Kota Solo, antara lain di Jalan Slamet Riyadi, Jalan Adi Sucipto, Jalan Veteran. Petugas akan memantau pelanggaran seperti pelanggaran rambu lalu lintas, batas kecepatan dan pelanggaran kasat mata lainnya.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta, Ari Wibowo, menambahkan bahwa 66 CCTV tersebut berbeda dengan yang dimiliki Dishub. Dishub juga memiliki CCTV serupa yang dipasang di 63 titik.

Meski serupa, keduanya memiliki fungsi berbeda. CCTV dari kepolisian lebih difungsikan untuk penegakan hukum.

"Kalau di Dishub lebih ke manajemen lalu lintas. Kami bisa mengatur agar lampu itu menyala merah atau hijau. Ke depan bisa saja keduanya saling terintegrasi, tapi saat ini belum," ujar Ari.


Saksikan juga video 'Pemprov DKI Dukung Tilang Elektronik di Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]


(bai/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed