DetikNews
Selasa 12 Februari 2019, 10:10 WIB

Polisi Buru Satu Lagi Pelaku Penyeret Kucing di Pekalongan

Robby Bernardi - detikNews
Polisi Buru Satu Lagi Pelaku Penyeret Kucing di Pekalongan Foto: Tangkapan layar dari video di medsos
Pekalongan - Polisi masih memburu seorang lagi pelaku penyeret kucing pakai motor di Pekalongan. Seorang pelaku yang sudah diamankan merupakan pembonceng, sedangkan yang masih diburu adalah pengemudi motor.

"Satu pelaku lagi tengah kami buru," ujar Kareskrim Polres Pekalongan, AKP Agung Ariyanto kepada wartawan di kantornya, Senin (11/2/2019).

Pembonceng yang diketahui berperan memegang tali dan menyeret kucing masih dirawat di RS Djunaid. Pria berinisial ML (29) diduga mengalami gangguan jiwa.

Hingga kemarin petang, polisi masih belum bisa memintai ML keterangan. Sedangkan identitas pelaku lain yang masih diburu juga belum diketahui.

Diberitakan sebelumnya, polisi memang belum menerima laporan terkait kejadian yang terekam kamera seorang warga ini. Namun berbekal dari rekaman video itu, polisi menelusuri identitas pelaku.

Video tersebut diambil oleh Diefie Hafiez Maufalia (21) warga Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Diefie merekam karena marah melihat kejadian itu.

Keinginannya untuk menegur pelaku diurungkan karena takut terjadi perselisihan, lalu dialihkan dengan membuat rekaman.


"Kucingnya diseret pakai motor. Saya melihat saat di jalan Desa Babel, Kecamatan Wonokerto menuju arah pantai (Wonokerto) pukul 11.30 WIB," kata dia.

Aksi kejam dalam video itu pun banjir kecaman. Animal Defender Indonesia secara resmi melaporkan kasus penyiksaan seekor kucing oleh pembonceng motor yang terjadi kepada polisi di Kabupaten Pekalongan. Anggota Animal Defender Indonesia dari Yogyakarta, Jakarta dan Pekalongan melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pekalongan.


Sekitar 12 pecinta satwa ini melaporkan dua pelaku yang menyeret seekor kucing menggunakan sepeda motor di jalanan. Mereka membawa bukti penyebaran video yang viral di medsos.

"Saat ini ada komunitas penyanyang binatang dari berbagai kota yang melaporkan ke kita. Ini akan kita tindaklanjuti," kata Agung Ariyanto.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed