detikNews
Sabtu 09 Februari 2019, 22:41 WIB

Khofifah Ajak Kiai-Santri Solo Bersyukur Dukung Jokowi

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Khofifah Ajak Kiai-Santri Solo Bersyukur Dukung Jokowi Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo - Jaringan Kiai-Santri Nasional (JKSN) Solo Raya mendeklarasikan dukungan untuk paslon 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. Ketua Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa hadir dalam deklarasi itu.

Sekitar seribu peserta hadir dalam acara yang diselenggarakan di Sritex Arena, Solo, Sabtu (9/2/2019). Selain Khofifah, ibunda Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo juga mengikuti deklarasi.

Dalam sambutannya, Khofifah mengajak para peserta bersyukur dengan kondisi negara saat ini. Salah satunya karena banyaknya kawasan pertambangan yang kembali dikuasai Indonesia di era Jokowi, antara lain Blok Rokan, Blok Mahakam dan Freeport.

"Kalau dulu ini dikuasai asing, selalu di sebut lah katanya Pak Jokowi anti asing, pernah dengar? Ternyata faktanya sebaliknya. yang tadinya dikuasai asing, oleh Pak Jokowi dikembalikan ke pangkuan ibu pertiwi, Alhamdulillah," katanya.

"Saya yakin yang ada di ruangan ini adalah hamba-hamba Allah yang pandai mensyukuri nikmat Allah supaya Allah menambahkan kenikmatan yang lebih besar," imbuh Gubernur Jawa Timur terpilih itu.

Dia juga menyebutkan hasil kerja Jokowi yang menurutnya patut disyukuri, yakni jalan tol. Khofifah mengaku telah menjajal sendiri jalan tol dari Surabaya ke Semarang.

"Saya kemarin jajal sendiri tol dari Surabaya ke Solo, ternyata bisa tak sampai dua jam. Saya sampai ke Semarang ternyata 2,5 jam. Sampaikan kepada mereka yang kurang bisa mensyukuri atas nikmat Allah," katanya.

Setelah mendeklarasikan dukungan, para peserta secara bersama-sama menyanyikan lagu Jokowi Wae sambil mengibarkan bendera merah putih. Selain itu, panitia juga mengukuhkan kepengurusan JKSN Solo Raya dalam acara itu.

Ketua panitia sekaligus Sekretaris JKSN, Muhammad Andika, mengatakan JKSN tidak hanya dibentuk untuk kepentingan Pilpres. Namun JKSN akan terus bergerak mengawal pembangunan negara.

"Yang jelas ini jaringan bukan untuk kepentingan Pilpres saja, tapi untuk membangun konsolidasi umat ahlussunah wal jamaah untuk menyikapi problematika bangsa," pungkasnya.


Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.


(bai/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com