Menlu: Sampai Kemarin Identifikasi Pelaku Bom Filipina Belum Rampung

Usman Hadi - detikNews
Rabu, 06 Feb 2019 14:42 WIB
Menlu Retno Marsudi. Foto: Usman Hadi/detikcom
Sleman - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI masih menunggu hasil identifikasi pelaku bom bunuh diri di Gereja Katolik di Pulau Jolo, Filipina. Hingga kini belum ada bukti keterlibatan WNI dalam insiden tersebut.

"Paling tidak sampai kemarin proses identifikasi belum selesai," ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi, saat ditemui wartawan di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Rabu (6/2/2019).

"Sehingga kalau proses identifikasi belum selesai, maka mereka (Pemerintah Filipina) belum dapat mengkonfirmasikan bahwa yang terlibat itu (pelakunya) adalah warga negara tertentu," lanjut alumnus UGM Yogyakarta tersebut.

Retno bercerita, pihaknya langsung menghubungi otoritas Filipina seusai mendapat kabar adanya WNI diduga terlibat dalam insiden ledakan di Our Lady of Mt Carmel Cathedral di Jolo pada 27 Januari lalu. Kemenlu RI juga mengkontak KBRI Manila.


"Saya sudah melakukan kontak dengan otoritas Filipina, antara lain dengan Menteri Luar Negeri, dengan Menteri Dalam Negeri, dan juga dengan Menteri Pertahanan," ungkapnya.

"Sementara KBRI Manila dan juga KJRI Davao City (Filipina) juga melakukan kontak dengan otoritas setempat termasuk kepolisian Filipina," lanjutnya.


Berdasarkan keterangan Pemerintah Filipina, pelaku bom bunuh diri di gereja Katolik di Pulau Jolo belum teridentifikasi. Pemerintah Indonesia masih menunggu hasil identifikasi otoritas keamanan Filipina.

"Oleh karena itu sekarang tugas kita adalah menunggu hasil identifikasi selesai dilakukan. Jadi itu yang dapat saya sampaikan," pungkas Retno. (ush/sip)